Lima Pria di Rumah Kos

[Pengenalan Karakter]

Pengenalan karakter

<Byeon Baek-hyun> Putra seorang pemilik rumah kos. Dia selalu berlatih akting untuk menjadi aktor dan memberikan yang terbaik dalam segala hal. Dia adalah pemeran utama pria yang menawan dengan pesona yang baik hati namun terkadang agak kasar.

<Jung Se-ha> Seorang protagonis wanita yang positif dan ceria yang terpaksa tinggal di rumah kos Baekhyun karena orang tuanya dekat dengan orang tua Se-ha. Dia tidak memiliki mimpi khusus, tetapi secara bertahap memperolehnya saat dia bertemu dengan para pria yang tinggal di rumah kos tersebut.

<Kim Jong-in> Dia tinggal di rumah kos Baekhyun dan sangat pandai berolahraga, jadi dia aktif sebagai petinju. Dia juga berteman dekat dengan Baekhyun dan merupakan tokoh utama pria tsundere yang bersikap acuh tak acuh di depan orang lain tetapi memperhatikan mereka dengan senang hati di belakang mereka.

Kim Jong-dae adalah sahabat Baekhyun yang tinggal di rumah kos Baekhyun dan selalu tekun dalam mengejar cita-citanya menjadi jaksa. Dia lebih menyayangi Se-ha daripada siapa pun dan kuliah di universitas yang sama dengan Se-ha.

<Kim Min-seok> Dia tinggal di rumah kos Baekhyun dan saat ini berprofesi sebagai guru SMP. Dia pekerja keras, selalu rapi dan bersih, serta memiliki citra seorang guru. Dia dan Baekhyun biasanya dekat seperti kakak laki-laki.

<Oh Se-hoon> berumur 20 tahun, tetapi dia baru setahun bersekolah di SMA. Dia menjadi pusat perhatian di rumah kos Baekhyun, dan bahkan memiliki pesona Se-ha sepenuhnya untuk dirinya sendiri. Nam-ju, yang sangat menyukai Se-ha dan bertingkah imut, suatu hari melarikan diri dari rumah untuk tinggal di rumah kos.

[Sinopsis] Jeong Se-ha, yang tinggal di pedesaan, pindah ke Seoul setelah diterima di sebuah universitas di sana, tetapi tidak memiliki tempat tinggal. Sebuah kisah romantis yang terungkap ketika ia mengunjungi rumah kos seorang anak laki-laki yang dekat dengannya saat masih kecil!

[Catatan Penulis(?)] Ini adalah cerita yang saya buat untuk bersenang-senang! Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menerbitkannya secara berseri. Saya rasa saya tidak bisa menyelesaikannya, tetapi mohon nantikan kelanjutannya.