TEBAK SIAPA
KILAS BALIK


*Seminggu yang lalu di ruang belajar*


Seola
Ah, kenapa kimia itu sulit sekali? Aku bahkan tidak tahu cara mengerjakannya.

Seola sendirian tanpa Ryujin dan Yeji.


Seola
Ah, aku ingin tidur sebentar.

Seseorang menabrak meja tempat Seola tidur.


Seola
Ah, kenapa? *kesal*


Junki
*tertawa kecil* Kamu tidak mau pulang?


Seola
Apa? Jam berapa sekarang?


Junki
Sekarang jam 9 malam, kamu sudah tidur hampir satu jam.


Seola
SERIUS? Ibuku bakal marah besar. Selamat tinggal. Terima kasih sudah membangunkanku.


Junki
Tunggu... biar kupergi mengantarmu pulang. Berbahaya berjalan sendirian sekarang.


Seola
Tidak, tidak, tidak. Tidak apa-apa kok. Terima kasih.

Seola hanya berjalan sendirian.

Namun Junki mengikutinya untuk memastikan dia aman.


Junki
Seola-ya! Sampai jumpa!


Seola
aaah selamat tinggal. *berbisik pada diri sendiri* kenapa dia begitu manis. Aku belum pernah berbicara dengannya sebelumnya. hmm.


Seola
Aku sudah pulang. Sampai jumpa, aku harus mandi.


Suzy
YAAA! Kamu beneran mau mati? Untung kamu bisa ke rumah Bibi James, Bu.


Seola
Kakak, tolong jangan beritahu ibu. Aku sayang kamu.


Suzy
Aigooo, apakah dia belajar sekeras itu?

Telepon Seola berdering


Seola
Halo


Junki
Hai, aku Junki. Bisakah kita bertemu besok? Sampai jumpa!

panggilan berakhir


Seola
Ada apa? Hmmm. Aku mau tidur.

*dalam mimpi Seola*

Junki diikuti oleh seorang pria berjaket hoodie hitam ketika Junki mengantarnya pulang.

Pria misterius itu memegang pisau dan hendak membunuh Junki.

Seola Bangun


Seola
WAEE, mimpinya mengerikan sekali. Benarkah itu terjadi?? Rasanya nyata.

Namun mimpi itu datang lagi.