Halo, Pak Ssa-ga-ji yang tinggal di sebelah.
06: "Mari kita lakukan sekali saja"


이여주
'TIDAK!'

이여주
"Eh..."


김재환
"Lalu, haruskah aku menjadi lebih bersemangat lagi selagi aku sudah bersemangat?"

이여주
"Eh... tunggu sebentar, hasilnya justru kebalikan dari yang kupikirkan..."


김재환
"Jadi kau berusaha menyembunyikannya? Wah, tokoh utama kita ini pembohong.."

이여주
"Bukan, bukan itu... Dan mengapa pahlawan wanita kita!"


김재환
"Dia pacarku, jadi tentu saja dia milikku."

이여주
"//...Kalau begitu...kau juga milikku...?"


김재환
"Tentu saja"

samping-

이여주
"Ugh...apa yang kau lakukan...//"


김재환
"Kurasa aku akan terbiasa sekarang?"

이여주
"Ngomong-ngomong, sebaiknya aku turun...? Panas sekali...!"

Mendorong wajahku ke dalam


김재환
"Mengapa panas?"

이여주
"K..K..kau adalah..! Uh..! Uh!!!"


김재환
"Oh, telingaku sakit..."

이여주
"Panas sekali!"


김재환
"Lalu mengapa?"

이여주
"Napas ini..."


김재환
"Oh, tidak apa-apa. Kalau kau bilang begitu, aku juga kepanasan."

이여주
"Aku tidak baik-baik saja..."


김재환
"Lalu, haruskah aku menutup mulutmu agar napasmu tidak keluar?"

이여주
"Hah"


김재환
"ㅡ3ㅡ♥"

이여주
"Aduh! Tunggu sebentar, apa yang kamu lakukan!"


김재환
"Tutup mulutmu"

이여주
"dengan tangan"


김재환
"ㅡㅡ..Ck, kamu bakal marah!"

이여주
"Oh, lucu sekali.. haha"



김재환
"Apakah kamu imut???? (cerah dan berkilau)"

이여주
"(Aku tak bisa menolak tatapan itu...) Ugh..."


김재환
"Hehe, Jjenny sangat imut~♥"


이여주
"(Jantung berdebar kencang)"



김재환
"Apakah kamu jatuh cinta lagi dengan Jjenny?><"

이여주
"Gila... Intuisi Anda semakin memburuk..."


김재환
"Hah? Kau benar-benar ingin aku menciummu?"

이여주
"TIDAK!!!"


"Jika kau menginginkan bibir saudaraku ini... aku tidak punya pilihan selain memberikannya padamu."

이여주
"Ehem..! Tidak perlu!!! Uh...uh..."


김재환
"Hei, jangan lakukan itu. Kemari, Oppa..."

Sang tokoh utama berbicara melalui matanya.


"^^"


김재환
"Ha..haha....kenapa ada jarum di tanganmu.."

이여주
"Ugh"



김재환
"imut-imut.."

이여주
"Eu ...


김재환
"Kenapa?? Di mana yang sakit??"

이여주
"Itu... bukan itu, aku sedang mencoba memperhatikan..."


김재환
"Kamu cuma pura-pura tidak tahu, haha"

이여주
"Ah, ya ya ya~"


김재환
"Itu juga menyebalkan dan akan saya masukkan ke dalam daftar kata-kata kasar."


"Pria gila itu..."


김재환
"Hah? Kau bilang aku tidak boleh mengakhirinya dengan ciuman?? Dasar mesum.."

이여주
"dia.."



김재환
"Hehe aku mencintaimu, dasar pembohong♥"

이여주
"Hei...sayang...?"


김재환
"Ya! Sayangku♥ Hehe"

이여주
"Besar..! Aku juga mencintaimu..!///"


김재환
"Tapi kamu akan memanggilku apa?"

이여주
"Um...aku harus memanggilmu apa?"


김재환
"Misalnya, "oppa" atau "saudara laki-laki" atau "oppa" atau "sayang"

이여주
"^ㅗ^"

이여주
"Aku akan meneleponmu saja"


김재환
"(dampak)"

이여주
"Oh, baiklah, aku izinkan Jaehwan."


김재환
"Oke, aku mengerti!"


김재환
"Tapi, pahlawan wanita"

이여주
"Hah?"


김재환
"Kapan kamu ingin menikah? Kamu ingin punya berapa anak dan kapan? Ayo kita punya anak sebanyak mungkin. Apakah itu sulit? Hmm... Apa yang ingin kamu lakukan?"

이여주
"Aku belum tahu soal pernikahan...tapi...bayinya...belum...!"


김재환
"Hmm... Aku sudah memutuskan!"

이여주
"Apa?"


김재환
"Apakah sebaiknya kita hamil sebelum menikah, melahirkan bayi, lalu baru menikah?"

이여주
"Tidak (dengan tegas)"


김재환
"Lalu kenapa kita tidak melakukannya sekali saja tanpa hamil?"

까까자까
Astaga, apa yang sedang kau coba lakukan!