Aku melihat hantu
Episode 46/Aku melihat hantu


사회
posisi!!


유정연
Tentara Kita yang Berjaya

Namun, tokoh protagonis wanita tidak keluar bahkan setelah pintu terbuka.


유정연
Apa....


신여주/YJ
Tidak ada aturan yang mengatakan Anda harus muncul melalui pintu.


배주현/JH
Apakah kamu terkejut aku datang ke sini?

Joohyun keluar dari antara penonton.

(dentang)

Bersamaan dengan suara jendela yang pecah


이지연/JY
Aku tetap keluar lewat jendela. Jendela. Pintu.

Tunda memecahkan jendela dan masuk


신여주/YJ
Aku akan jatuh

Dari atap hingga tokoh protagonis wanita yang turun


유정연
Seperti yang diharapkan, kalian tidak boleh diremehkan.


신여주/YJ
Baiklah, sekarang mari kita mulai permainannya.


유정연
(klik)


신여주/YJ
Pedang dan peluru itu beracun. Mereka akan membunuhmu seketika jika menyentuh atau bersentuhan denganmu.

현.연
ya


신여주/YJ
JY, kamu akan merasa nyaman di rumah.


이지연/JY
Saya akan mengurusnya lagi.


배주현/JH
Bisakah aku kembali menjadi Posiregi lagi??


신여주/YJ
Tidak ada yang tersisa selain abu.


이지연/JY
(Klik) Apakah Anda di sana, Pak?

저승이
(klik)

Setelah salam singkat

(kedok)

(berdebar)

(suara mendesing)

저승이
'Mengapa ini tidak cocok...'


이지연/JY
Kita masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh.


이지연/JY
Sampai jumpa

(berdebar)

저승이
Dingin

Malaikat Maut meninggal saat melakukan latihan panggul.


이지연/JY
@JY Zona R selesai


배주현/JH
Busur)

저승이
(klik)


배주현/JH
(Bergumam) Kamu tidak punya sopan santun.

(Dentang)

(bang)

(keping hoki)

(bang)


배주현/JH
Mama...


배주현/JH
Mungkin tidak akan banyak yang tersisa di sisi itu, kan??

저승이
'Tersisa 3 pil gila'


배주현/JH
Maaf, saya tidak perlu menambahkan poin-poin di dalamnya.

(bang)

저승이
Ugh...


배주현/JH
Kamu tidak boleh menunjukkan kelemahan apa pun.

저승이
(Isi ulang dan tembakkan dua peluru sekaligus)

(Desir)


배주현/JH
'Hmm.... Bagaimana kalau kita pergi bermain???'

Sengaja mendekati peluru

저승이
selamat tinggal

(mencium)

Namun dengan perbedaan yang halus, Joohyun menghilang dari tempat itu.


배주현/JH
Sampai jumpa~

Joohyun mengisi peluru ke pistolnya di belakangnya tanpa sepengetahuan siapa pun dan mengarahkannya tepat ke kepala Malaikat Maut.

Penulis yang menggabungkan semua dialog dalam satu adegan...