Aku akan tetap di sisimu
Episode 42_Aku menyerah menulis judulnya setelah memikirkannya selama 15 menit.


Yeoju menepuk pundak Jihoon.

Saat tokoh protagonis wanita terus mengelus-elus tubuhnya, Ji-hoon pun segera tertidur.

하여주
Ha, aku juga perlu tidur,

하여주
Aku tidak mengantuk...

Yeo-ju mengeluarkan ponselnya dengan hati-hati, takut Ji-hoon akan terbangun.

하여주
Ah, tapi tidak ada yang bisa dilakukan...

Tepat ketika sang tokoh utama hendak meletakkan ponselnya, ponsel itu bergetar.

하여주
Hah?

Aku mendapat telepon dari Dae-hwi.

하여주
Ha, kalau aku meneleponmu, kamu akan bangun.

Tokoh utama wanita itu dengan hati-hati meninggalkan kamar tidur dan duduk di sofa ruang tamu.

Panggilan telepon berakhir saat tokoh protagonis wanita duduk di sofa.

-Melelahkan


이대휘
-penggaris?

하여주
-Aning

하여주
-Saya mencoba menjawab telepon, tetapi saya tidak bisa.


이대휘
-Ah,,

Ketika pemeran utama wanita mengatakan dia tidak menerima panggilan tersebut, Dae-hwi menelepon lagi.

-Melelahkan, melelahkan, melelahkan, melelahkan

하여주
-Halo?


이대휘
-Apa yang kamu lakukan selain tidur?

하여주
-Aku tidak bisa tidur


이대휘
-Aku juga tidak bisa tidur

하여주
-Kenapa kamu tiba-tiba jadi imut sekali?

하여주
-Ini pertama kalinya saya mendengar suara seperti ini.


이대휘
-bodoh

하여주
-eh?


이대휘
-Aku imut meskipun aku tidak bertingkah imut

하여주
-Oh, aku akui itu sedikit.

하여주
-Tapi menurutku aku lebih imut

하여주
-Hehehe


이대휘
-Oh lol kamu lucu

Ketika tokoh protagonis wanita tetap diam, Dae-hwi berbicara.


이대휘
-Sebenarnya, saya menelepon karena ada sesuatu yang ingin saya sampaikan.

하여주
-Wah, apa itu?


이대휘
-Eh, itu saja,,


이대휘
-Apakah kamu ingat hari Jumat?

하여주
-Ah, apa


이대휘
-Saat itu aku benar-benar tergila-gila, haha.

하여주
-Bodoh lol


이대휘
-Karena itu, aku sangat kesal sampai-sampai aku tidak bisa meneleponmu di jam segini...


이대휘
-Namun, aku mengumpulkan keberanianku dan menelepon.

하여주
-,,


이대휘
-goblog sia


이대휘
-Kamu bahkan tidak tahu apa yang kusuka?

하여주
-,,eh?


이대휘
-bodoh


이대휘
-Aku sudah memberikan begitu banyak

Yeoju City Point

Sebenarnya, aku tidak benar-benar ingin tahu.

Aku tahu Dae-hwi menyukaiku, tapi aku ingin berpura-pura tidak tahu.

Karena aku sudah punya seseorang yang kusukai.

Karena aku punya seseorang yang kucintai.

Karena aku tahu Dae-hwi akan terluka.

Karena aku tahu kita tidak bisa berteman lagi.

Namun hari ini, momen itu telah tiba.

하여주
-eh,,


이대휘
-Pertama kali aku bertemu denganmu adalah saat kita kelas 1 SMP.


이대휘
-Sebenarnya, aku menyukainya sejak saat itu.


이대휘
-Kamu tidak tahu?


이대휘
-Bahkan saat Anda dirawat di rumah sakit


이대휘
-Bahkan ketika Anda dalam bahaya


이대휘
-Aku ingin langsung lari. Tapi aku tidak dalam posisi untuk melakukan itu bersamamu.


이대휘
-Aku tidak ingin lagi mengalami cinta yang tak berbalas.


이대휘
-Bayi


이대휘
-aku menyukaimu


이대휘
-aku mencintaimu