Di kehidupan lain
Awal


"YAAAAAAA!!!! ANN? BANGUN!! WAKTUNYA SEKOLAH!!! YAAAAA!!!!" Seseorang terus mendorong dan menepuk lenganku.

"Maksudmu sekolah? Ini pandemi." Aku belum mau bangun. Aku masih menikmati memeluk bantal gulingku. "Maksudmu pandemi?!"

Seseorang mendorongku keluar dari tempat tidur dan aku berencana untuk melemparkannya keluar jendela, tetapi ketika aku melihat siapa orang itu, "Apakah aku masih bermimpi? Jake?"

Dia menepuk dahiku, "Panggil aku Oppa! Aku masih setahun lebih tua darimu! Ayo! Cepat! Kita terlambat!" Apa? Di mana aku? Saat aku melihat sekeliling

Segalanya terasa asing. Aku berdiri dan melihat ke cermin. Wajah yang sama, tapi hanya wajah gadis kaya yang kulihat. Aku mengamati tubuhku,

Semua tanda lahirku masih utuh. Ini masih aku, tapi versi yang lebih baik dan lebih kaya. Tunggu? Bagaimana? Kenapa aku di sini? Aku bisa bicara Hangul? Korea?

AAAAAAAAAAAAHHHHHH!!! aku BERTERIAK dan....