Surgaku (sunki x sunwon)
Bab satu (1/5)



dim (sn)
"Aiiishhh, jam berapa sekarang?"

Kataku sambil melihat arlojiku, dan mendapati jam menunjukkan pukul 7:30.


dim (sn)
"Tae....Terlambat ya!!" Aku segera bergegas ke kamar mandi dan merapikan diri.

Setelah kong mag-ayos agad na akong lumabas, saya tidak keberatan sarapan karena saya biasanya tidak makan di pagi hari.


dim (sn)
"Sial, seharusnya aku tidak begadang, aku sudah terlambat sekarang."

Mungkin bukan salahku kalau aku tidak mendengar alarmku berbunyi? Yah, kelihatannya memang salahku, tapi setidaknya aku masih terlihat tampan.

Saat tiba di universitas, saya langsung memarkir mobil saya.


dim (sn)
"Bagus sekali, kamu masih punya 5 menit lagi sampai kelas dimulai"

Saya masuk ke dalam universitas dan menuju ke ruang kelas saya.

Tidak banyak siswa di lorong sehingga saya bisa sampai ke ruangan dengan mudah.

???
"Tengah!!"

Aku menatapnya dan melihat dia menunjuk ke kursi kosong di sebelahnya.

Aku pergi ke arahnya dan duduk di kursi yang ditunjuknya.


dim (sn)
"Hei, kamu sedang bersenang-senang sekarang, apa kamu sedang menggoda orang baru?"


Zyphyr (n)
"Kenapa tidak boleh bahagia? Lagipula, aku tidak menggoda siapa pun, merekalah yang menggodaku, kan!"


dim (sn)
"Dasar bodoh, mukamu tebal sekali! Mereka? Mau berkelahi dengan ikan busuk? Yoc"


Zyphyr (n)
"Oh, cuma bercanda, jangan minta aku belikan es krim rasa pasta gigi nanti."


dim (sn)
"Ini bukan lelucon, ini cuma lelucon, Zyzy-ku mau pergi, cium aku."


Zyphyr (n)
"Kau menjijikkan, Midnight."

katanya dengan wajah jijik.


dim (sn)
"Ah, itu menjijikkan. Bagaimana kalau aku memberi tahu Kuya Gian tentang rayuanmu?"


Zyphyr (n)
"3 es krim cokelat mint untuk makan siang nanti"


dim (sn)
"Ehh, akan kuberitahu saja"

kataku sambil memutar mataku


Zyphyr (n)
"3 es krim mint choco, plus bakso ikan dan kwek kwek"


dim (sn)
"Oke, aku tidak akan mengatakan apa-apa lagi"

Dia hanya memutar bola matanya ke arahku, yang membuatku terkekeh, dan aku hanya pura-pura menggigit bibirku.

Profesor kami sudah tiba, jadi kelas sudah dimulai.

Professor
"Jadi sebelum pelajaran kita, ada sesuatu yang ingin saya umumkan."

Professor
"Saya tahu sebagian dari kalian sudah mendengar bahwa kita punya pemain pindahan baru, kan?"

Hah? Pindahan? Kenapa aku tidak tahu apa-apa?

Professor
"Baik, Tuan Montero, Anda boleh masuk sekarang."

Saya melihat apa yang ditunjukkan oleh Pak.

Tinggi, tampan, berkulit putih, dan menurutku dia cukup pintar, tapi dia bukan tipeku, oke?

Professor
"Tuan Montero, silakan memperkenalkan diri."

Dia mengangguk dan memperkenalkan diri.


Kian (jw)
"Nama saya Kian Xavier Montero, Anda bisa memanggil saya Kian atau Xavier"

Astaga... suaranya dalam sekali, ya ampun, tapi bukan tipe suara seperti itu.

Professor
"Anda bisa duduk di sebelah Tuan Cruz"

Apakah kau benar-benar di sisiku? Setan benar-benar menguji kesabaranku hari ini. Aku tidak ingin tidak setia pada Eunwoo, haha, ini cuma bercanda.

Professor
"Tuan Cruz, silakan angkat tangan Anda"

Aku mengangkat tanganku, dan Kian datang ke sisiku.

Pota, Mabano... AAA😭 maaf Eunwoo, aku sudah melupakanmu selama sekitar 1 jam


dim (sn)
"Hai, aku Midnight, Dim singkatnya"

kataku sambil mengulurkan tangan, tapi yang mengejutkan, dia hanya menatapnya dan tidak memperhatikannya.

Ah, bos ini sangat pemarah, aku sudah tidak menyukainya lagi.

Zyphyr lalu menangkapku dan aku menatapnya dengan wajah kesal.


dim (sn)
"lagi"


Zyphyr (n)
"HAHAHA, apa kau tidak menyadarinya?" katanya pelan.


dim (sn)
"Nah, kalau aku memukulmu dengan buku ini, akan terlihat jelas bahwa wajahmu lebih tebal daripada buku ini, kau pasti bodoh!"

Aku memutar bola mataku ke arahnya, yang membuat dia terkekeh, "Hewan ini sangat lucu, seharusnya dia ada di kebun binatang sekarang bersama monyet-monyet."