Surgaku (sunki x sunwon)

Bab satu (2/5)

Setelah kelas kami selesai, Zyphyr dan saya memutuskan untuk makan di luar karena kami sangat lapar.

Aku masih tak bisa melupakan Kian Sheet, dia tampan tapi pemarah, seolah-olah dia lahir dari rasa dendam.

dim (sn)  image

dim (sn)

"Zy! Aku mau bakso ikan!" kataku sambil perutku keroncongan, dia tak bisa berhenti tertawa melihat kejadian itu, jadi dia ikut tertawa.

Zyphyr (n) image

Zyphyr (n)

"Jelas sekali HAHAHAHAHAA, ayo kita pergi ke seberang kedai kopi!"

Aku hanya tersenyum karena itu salah satu tempat favoritku untuk makan jajanan kaki lima yang lezat.

Kami juga tiba di depan kedai kopi yang berada di antara tempat jajanan kaki lima.

dim (sn)  image

dim (sn)

"Saudaraku, tolong belikan bakso ikan seharga 20 peso."

Penjualnya mengangguk dan memasaknya, jadi ini favoritku di sini karena masih matang, karena bakso ikannya enak dimakan selagi panas.

tapi kamu masih harus menunggu HHAHAHAHAHHA

Zyphyr (n) image

Zyphyr (n)

"Kentang 20 peso?? 40 buah ya?"

dim (sn)  image

dim (sn)

"Aku sedang diet jadi harganya cuma 20 peso," kataku sambil cemberut.

Zyphyr (n) image

Zyphyr (n)

"DIET?! Bukankah orang tuamu menyuruhmu makan makanan sampah-"

Dia berhenti ketika menyadari hal itu.

Zyphyr (n) image

Zyphyr (n)

"Maaf, saya tidak bermaksud mengatakan itu."

dim (sn)  image

dim (sn)

"HAHAHA Aku baik-baik saja, bagaimana denganmu?" kataku sambil tersenyum.

Kakakku sudah memberikan bakso ikan itu kepadaku, jadi aku mengambilnya dan membayarnya.

Aku dan Zyphyr hendak makan ketika teleponnya tiba-tiba berdering.

Zyphyr (n) image

Zyphyr (n)

"Bhie, aku harus pergi, ada keadaan darurat!"

dim (sn)  image

dim (sn)

"Oke, tidak apa-apa! Hati-hati!"

Dia pergi, dan aku memakan bakso ikanku.

Aku melewati gang untuk mengambil jalan pintas, kau tahu kan HAHAHA