duniaku
proposal


di universitas


Jin: Aku ingin bicara denganmu, Rista.

Rista: dan apakah *masih berfokus pada buku*?


Jin: Aku ingin melamar gebetanku❤ Bantu aku menahan energi ini, sahabatku~~~~

Rista: *tersedak* Apa yang barusan kau katakan? *memaksakan senyum* Rista merasa sakit hati tetapi berhasil memaksakan senyum.

Rista: Oke....kapan kamu akan melamar... *masih menahan air matanya 😢 jadi dia menundukkan kepala agar Jin tidak menyadari air matanya


Jin: Tunggu, dengar, aku akan datang dalam 2 menit. *Dia pergi*

???: Hai Rista???

perspektif rista

Aku merasa sedih karena gebetanku akan melamar seseorang hari ini, tapi aku harus ikut berbahagia untuk kebahagiaannya. Bergembiralah, Rista! Semangat! 😊

lalu tiba-tiba seseorang memanggil namaku dan itu Sehun *akhir dari sudut pandang Rista


Sehun: Hai Rista

rista : hii sehun-shi


Sehun: Kamu sibuk sekarang????

Rista: Tidak, kenapa Sehun?


Sehun: Aku ingin memberitahumu sesuatu

Rista: Dan ada apa, sayang? Katakan cepat padaku, aku harus fokus pada pelajaranku, hmm??


Sehun: *menghela napas* Baiklah 🙂 Rista, aku—aku butuh bantuan dalam belajar. Ya, aku butuh bantuanmu dalam membuat catatan. *Apa-apaan ini?*


Sehun pov * Astaga, apa yang kau lakukan? Kenapa kau gagap? Ya Tuhan, apa yang akan dia jawab?

Rista: Apakah itu perlu ditanyakan, sayang? Aku akan dengan senang hati membantumu *tersenyum*


Pikiran Sehun: aahhhhh *teriak* Senyum ini akan membunuhku suatu hari nanti hanya karena senyummu, sayangku, hari-hariku berjalan dengan baik


Sehun: Terima kasih 💓 Rista, bolehkah aku bertanya sesuatu?

Rista: Ada apa, Sehun? *masih fokus pada buku 📖


Sehun: Boleh aku memberimu nama panggilan?

Rista: *bingung* oke


Sehun memanggilnya dengan berbagai nama dan Rista terus tertawa, tetapi ada seseorang di sana yang terbakar rasa cemburu.


Sudut pandang Jin.... kenapa dia tertawa bersamanya seperti itu? Apakah dia mencintainya? ...tidak..tidak.. bahkan jika dia naksir, dia pasti sudah mengatakannya padaku.


Astaga 😳😐😑 kenapa dia memberinya nama panggilan? Dia tidak pernah berbicara seperti itu padaku. Kenapa aku merasa sakit hati? Dia hanya temanku.


Mungkin dia sahabatku, makanya aku juga naksir dia, tapi aku tidak pernah merasakan hal seperti itu. Tapi apa yang kurasakan pada Rista? Mengapa dia tersenyum seperti itu? Aku tidak tahu.


Aku berhak ikut campur dalam hidupnya, tapi kenapa aku merasa cemburu dan sakit hati... tidak, aku tidak tahan lagi. Aku memaksakan senyum dan menghampiri mereka lalu bertanya.


Jin: Kenapa kamu tertawa seperti orang bodoh?


Sehun: Bukan urusanmu *memutar matanya*


Aku mengepalkan gigi ✊ dan di depan Rista aku memaksakan senyum dan bertanya lagi

rista: kim~dia hanya memberitahuku beberapa nama panggilan

Sehun: Aku punya nama baru


Rista tertawa terbahak-bahak mendengar panggilan sayang itu, tapi aku tersenyum karena bahagianya 😊 tapi sedih karena dia malah memanggilku Kim, bukan aku.

Jin dan dia memanggil Sehun sayang, aku merasa sakit hati 😔🤧


Sehun: Tolong jangan tertawa *cemberut imut*

Rista: Kamu imut sekali *dia mencium pipi Sehun dan Sehun tersipu 😊☺😳* Sekarang sebutkan namanya, sayangku. Rista memberikan ciuman lagi.

di pipinya dan tersenyum padanya tetapi aku terbakar amarah dan cemburu, ciuman apa yang hanya untuknya, dia tidak pernah memberiku kecupan sekalipun dan dia memberi

Dia mencium pipiku dua kali, aku merasa sakit hati 😢 tapi aku memaksakan senyum. *Jin pov. berakhir*


Sehun: Oke, dengarkan 🎶💖Cherry *dengan gugup mengatakan dia sangat malu karena gebetannya baru saja menciumnya dua kali*

Rista: ceri!???!!!enak


Sehun: Oke, sampai jumpa besok. Kita akan mengerjakan proyek kita. Kapan kita akan bertemu?


Jin: Dia ada acara besok, dia tidak bisa datang. *Dia sangat marah*

Dia menatapnya dengan aneh dan berkata

Rista: Jangan hiraukan dia, waktu dan tempat yang sama, oke???


Sehun: Oke, bye. *Dia mencium pipinya lalu pergi*

Rista: Kim, ayo pergi....


Jin: *hampir menangis tetapi menahan air matanya lalu pergi*