Orang-orang berpengaruh di dunia yang keras.
Orang-orang Berkuasa di Dunia yang Kejam ✎✐ EP.6


Setelah memasuki ruangan, Yeoju merasakan pusing yang hebat.

Aku menjadi orang yang sama seperti pria yang membunuh beberapa orang dan merasa frustrasi karena dia tidak bisa menggangguku.

Aku dihantui rasa bersalah setelah membunuh begitu banyak orang.


박우진 / 21
"Hai..."

Saat itu, aku sangat ingin menangis dan sangat takut dengan situasi ini sehingga aku berlari ke seorang pria bernama Park Woojin.

Aku sangat ingin memelukmu dan aku sangat ingin menangis.

Sejujurnya, aku belum pernah memeluk atau dipeluk oleh seorang pria sebelumnya, jadi aku meraih lengan baju Park Woojin dan mulai menangis.

Seorang pria bernama Park Woo-jin juga mulai memeluk pinggangku dan mengelus rambutku.

Barulah beberapa puluh menit kemudian air mata berhenti mengalir dan rasa pusing yang hebat menyelimuti saya.


박우진 / 21
"Apakah kalian semua menangis?"


이여주 / 21
"Hah..."

Situasi ini sangat absurd sehingga saya tidak bisa mengangkat kepala.


이여주 / 21
" Terima kasih.. "


박우진 / 21
"Tidak, selamat malam, pahlawan wanita."


박우진 / 21
"Oh, dan... aku harap kau tidak mengenakan pakaian seperti itu..."

Itu adalah reaksi yang tak terduga.

Ada beberapa pria yang mengatakan bahwa saya memiliki tubuh yang bagus jika saya mengenakan pakaian pendek atau ketat, atau bahwa saya harus sering mengenakan pakaian seperti itu.

Bahkan ketika saya menangis, yang saya dengar hanyalah komentar negatif seperti, "Kamu tidak terlihat baik menangis di depan laki-laki lain," dan "Berhentilah menangis."

Pria ini berbeda. Dia menghiburku dengan hangat bahkan ketika aku menangis, dan berbicara kepadaku dengan lembut setelahnya.

Apakah itu alasannya?

Selamat malam, Nyonya. Seolah dirasuki oleh dua kata itu, aku pergi tidur dan menarik selimut hingga tepat di bawah daguku.

Udara agak dingin karena tadi hujan.

Saat aku memejamkan mata erat-erat untuk tidur, aku melihat Park Woojin masuk tanpa berkedip.

Aku membuka mata dan berbalik, mencoba tidur, tetapi yang kupikirkan hanyalah 'Park Woojin'.


이여주 / 21
"Ac..."

Akhirnya aku menarik selimut hingga menutupi kepala dan tertidur.

Keesokan harinya, ketika saya membuka mata, sinar matahari yang terang menyambut saya.


이여주 / 21
"Sekarang jam berapa?"

02:06 AM
Saat itu sudah lewat pukul 2 siang.


이여주 / 21
"Ugh... latihan!"

Aku mengenakan pakaianku dan pergi keluar.

Dia memegang pisau dan mengayunkannya ke sana kemari.


박우진 / 21
"Giliranmu"


이여주 / 21
"Ugh.."


박우진 / 21
"Aku tidak membangunkanmu karena kamu banyak menangis kemarin dan aku pikir kamu mungkin lelah."


이여주 / 21
"Ah...lupakan saja..."


박우진 / 21
"Haha, aku mengerti"


이여주 / 21
"Apa yang kamu lakukan hari ini?"


박우진 / 21
"Ayo bermain denganku"


이여주 / 21
"Ji-Hoon, apakah kau bersamaku?"


박우진 / 21
"Tidak, hanya aku dan kamu, bukan Park Ji Hoon."


이여주 / 21
"Hanya kita berdua?"


박우진 / 21
"Ya, hanya kita berdua"


이여주 / 21
"Aku harus ganti baju!"

Aku sedang mengenakan pakaian ketat sekarang, tapi aku merasa ingin memakai hoodie yang cantik, jadi aku segera mengganti pakaianku dengan hoodie itu.

Tapi... sepertinya agak besar...


이여주 / 21
'Apakah aku salah beli? Tanganku tersembunyi?'

Tapi aku akan menunggu di luar...

Aku membuka pintu dengan tenang dan keluar, lalu melihatnya menungguku, berjalan mondar-mandir sambil membawa barang bawaannya di punggung.


이여주 / 21
" Maaf.. "


박우진 / 21
" TIDAK "


이여주 / 21
"Kamu mau bermain di mana?"


박우진 / 21
"Aku berpikir untuk bermain di kamarku."


이여주 / 21
" Oke! "


이여주 / 21
" Wow.. "


이여주 / 21
"Wow! Kasurnya! Empuk sekali!"



박우진 / 21
"Tidak pantas kan berbaring di ranjang laki-laki?"


이여주 / 21
"Eh...?"


박우진 / 21
"Fiuh... cuma bercanda"


이여주 / 21
"Ini sebuah kejutan..."


이여주 / 21
"Permainan apa yang akan kamu mainkan?"


박우진 / 21
"Sebuah game yang sering saya mainkan bersama Park Ji-hoon"


박우진 / 21
"Ketemu"


이여주 / 21
"Apa itu?"

Park Woo-jin membawa sebuah wadah bundar berisi beberapa batang kayu.


이여주 / 21
"Apakah ini benar-benar..."


박우진 / 21
"Permainan Raja"

Keduanya duduk di ujung tempat tidur dan bermain suit (batu-kertas-gunting) dengan sebuah wadah bundar.


이여주 / 21
"Batu, kertas, gunting!"


이여주 / 21
(gunting)


박우진 / 21
(tinju)


이여주 / 21
"Kamu pilih duluan"

Desir-


박우진 / 21
(raja)


이여주 / 21
(Nomor 11)


이여주 / 21
"Jadi apa yang akan kamu lakukan?"


박우진 / 21
"Cium aku"