Pria Atap
Pria Atap (4)


Ruangan gelap

Tidak statis

Ruangan itu dipenuhi dengan tangisanku.

Karena itu sangat menyakitkan

Aku tak pernah membayangkan hal seperti ini akan terjadi.


김재환
Wanita ini!


이여주
...kekurangan..

Jaehwanlah yang membuka pintu dan masuk dengan mata terkejut.

Aku sangat senang melihat Jaehwan seperti itu.

Aku merasa akan lebih baik jika ada seseorang di sisiku.


김재환
di bawah..

Jaehwan berkata sambil duduk di tempat tidur tempat saya duduk.


김재환
...semuanya akan baik-baik saja...jangan menangis


이여주
..uh..uh..bagaimana..


김재환
...


이여주
Ayahku... *menghela napas*... betapa...


김재환
..Maaf..


이여주
...Apa yang kamu sesali...?


김재환
Hanya saja...saat kamu sedang mengalami masa sulit...aku tidak tahu bagaimana cara menghiburmu...


김재환
Saat aku melihatmu menangis, hatiku terasa seperti hancur.


이여주
....Terima kasih..


김재환
...apa yang kamu lakukan?


이여주
...hanya karena kau datang kepadaku saat aku sedang mengalami masa sulit...dan memikirkan situasiku...hanya...


김재환
..Hah..

Mendering-

Itu adalah kunjungan yang dibuka pada waktu itu.


이대휘
Saudari..


이여주
..Uh..Dae-hwi..


이대휘
Bisakah aku tidur di sini hari ini?


이여주
..datang


이대휘
Hah..

Entah bagaimana aku memahami perasaan Dae-hwi.

Aku merasa sangat kasihan pada Daehwi.

Daehwi... Meskipun aku melihatnya seperti ini, aku tahu bahwa kau memiliki hati yang sangat lembut.


김재환
Sudah lama aku tidak bertemu Daehwi.


이대휘
...Itu benar


김재환
Semangatlah... Ke mana perginya Dae-hwi yang selalu ceria?


이대휘
...Aku juga tidak tahu, bro...


이여주
Daehwi


이대휘
Hah


이여주
Kamu tahu kan kamu tidak sendirian?


이대휘
Aku tahu..


이여주
Jika kamu sedang mengalami kesulitan, kamu bisa datang kepadaku.


김재환
Kamu bisa datang kepadaku...


이대휘
...Hah..


김재환
Sudah kubilang, jangan berkecil hati... Ayah pasti akan bangun.


김재환
Jadi...jangan bersedih dulu, kalian berdua...


이여주
..Kurasa begitu..


이대휘
Hah..

Aku sangat membenci suasana suram ini.

Tergantung suasana hati, terkadang saya akhirnya menulis novel sedih dalam pikiran saya.

Aku percaya bahwa ayahku tidak akan meninggalkan kami semudah itu.

Ibu saya meninggal dunia ketika saya masih sangat muda.

Saya tidak tahu banyak tentang ibu.

Dan ayahku bekerja keras untukku dan Dae-hwi.

Setelah sampai di rumah, saya melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga.

Jadi saya pikir

Meskipun itu sulit baginya, ayahku membela kami.

Terus membayangi rasa sakit akibat kematian ibuku

Dia hidup hanya untuk kita.

belum

Sekarang giliran kita


이여주
..Dae-hwi


이대휘
Hah..


이여주
Sampai ayah kami meninggal dunia...


이여주
Kita harus mengerjakan pekerjaan rumah dan membantu ayah juga.


이여주
Kita harus melakukan ini tanpa menangis...


이여주
Karena ayahku juga seperti itu...


이대휘
...Hah


김재환
...kamu sangat baik, Lee Yeo-ju

Jaehwan menatap kami dan tersenyum tipis seolah-olah dia bangga pada dirinya sendiri.


이여주
Besok aku akan pergi ke rumah sakit dan merawat Ayah.


이대휘
...Kakak, bukankah kamu harus pergi ke sekolah...?


이여주
Namun, aku tetap tidak bisa menahan diri... Aku merasa berhutang budi pada orang yang pindah kemarin...


김재환
Kurasa begitu.


이대휘
Aku akan menjagamu, Kak..


이여주
Kamu pergi ke sekolah dan bermain dengan teman-temanmu.


이여주
Aku mungkin akan bosan karena memang tidak banyak yang bisa kulakukan.


이대휘
...Oke..


이여주
Kim Jaehwan, sebaiknya kamu berteman dengan Daehwi di sekolah.


김재환
Sederhananya...


이여주
...ya sudahlah... bersikap baiklah padaku


김재환
Oke, jadi tolong, jangan khawatirkan kami.


이여주
Saya tidak perlu khawatir tentang apa pun.


김재환
Oh ya, kamu pasti bodoh.


이여주
Apa? Lihat pidato Shiki ini?


김재환
Hehehehehe..


이여주
Jangan tertawa seperti itu, itu menyeramkan.


이대휘
Oh..


김재환
Hei, kamu juga...


이대휘
Aku selalu membela adikku.


김재환
Wow... sepertinya tidak ada adik yang seperti kamu.


이대휘
Hehehe... apakah itu pujian?


김재환
Mungkin?

Jadi kami tidak terperosok ke dalam jurang depresi karena kami saling memiliki satu sama lain.

Kurasa aku sudah banyak berkembang.