Tujuh Pria
39


Aku tersadar dan membuka mataku.

Kedua tangan diikat dengan tali

Tokoh protagonis wanita menunjukkan senyum hampa dan mencoba bangkit dari tempat duduknya.

Seseorang menekan bahu tokoh protagonis wanita dan mencegahnya untuk bangun.

김여주
..Ah..! (Mengangkat kepala dan melihat ke atas)


윤기
Sayang... tidak seru kalau kamu terkena sekali lalu jatuh.

김여주
...


윤기
Hah? (Menyentuh dagu tokoh protagonis wanita)

김여주
...(menghindari tatapan Yoongi)


윤기
Sayang, jangan memberontak

김여주
...

김여주
Kalau begitu, biar aku longgarkan ini... (Mengulurkan tangannya ke Yoongi)


윤기
...(Menatap langsung ke mata sang tokoh utama wanita)

김여주
...(menghindari tatapan Yoongi)

Kemudian, Yoon-gi mengeluarkan pisau cutter kecil dari sakunya.

Potong tali yang melilit tangan sang tokoh utama wanita.


윤기
Sayang


윤기
Jangan melakukan hal bodoh.

Saat pemeran utama wanita mengangguk, Yoon-ki menepuk kepalanya lalu pergi keluar.

Begitu lampu padam, tokoh protagonis wanita langsung bangun dari tempat tidur dan pergi ke pintu.

Dan saat saya dengan hati-hati mencoba membuka pintu, pintu itu berbunyi bip begitu saya memutar gagangnya.

Tokoh utama wanita itu merasa gugup dan membeku di tempat.

Lalu pintu terbuka dan Yoon-gi menatap Yeo-ju dengan ekspresi tidak senang.


윤기
..Hai

Yoon-ki meraih pergelangan tangan Yeo-ju dan menyeretnya ke dalam ruangan.


윤기
Aku sudah memperingatkanmu

김여주
...


윤기
Jawabannya (menarik rambut tokoh protagonis wanita)

김여주
..hehe..aku mau ke kamar mandi...(terisak)


윤기
Di sini juga ada kamar mandi.

김여주
...


윤기
Apa yang harus kulakukan padamu? (Melepaskan rambut tokoh protagonis wanita)

Lalu tiba-tiba, getaran terasa dari saku Yoon-gi.

Yoon-ki mengecek siapa yang menelepon lalu meninggalkan ruangan dengan ekspresi serius.

김여주
...

Tokoh protagonis wanita pergi ke pintu dan berjongkok di depannya, lalu tertidur.