Penguntit
Tinggalkan aku sendiri!



Y/n
Hai, namaku Y/n...


Y/n
dan aku punya penguntit tapi dia juga si pengganggu dan pacar si pengganggu...


Y/n
Pacarnya adalah alasan utama mengapa saya diintimidasi karena dia membenci saya karena saya diuntit oleh pacarnya.


Y/n
Egois ya?

Sementara itu...

Saat sedang melihat-lihat isi lemari saya...

Saya menemukan sebuah jam tangan tua.

Ada suatu waktu yang mengatakan...


Y/n
Jam 12:10?


Y/n
Jam 12:10 biasanya adalah jam malam saya.


Y/n
Siapa yang mengubahnya?


Y/n
Pasti ibuku.


Y/n
Oh, benar...


Y/n
Aku bahkan tidak tinggal bersama ibuku!😫


Y/n
Anak penguntit ini

Penguntitku juga bersekolah di sekolahku, tapi...

Dia adalah pengganggu saya dan saya bahkan tidak tahu namanya, tetapi dia tahu nama saya?

Kamu akan bertemu dengannya nanti...

Bagian yang menakutkan adalah... aku harus melewati taman bermain untuk sampai ke sekolah dan melewati rumahnya...


Jiho
Ya/Tidak...

Jiho, itu namanya!


Y/n
tinggalkan kau, dasar mesum


Jiho
orang cabul?


Jiho
Siapa saya?


Y/n
Tinggalkan aku sendirian, brengsek!


Jiho
ha - oke

Saat dia berjalan lurus melewati saya dengan seringai di wajahnya


Y/n
Aku hanya ingin menghapus seringai itu dari wajahnya.

Aku bergumam pada diriku sendiri


Jiho
Apa yang tadi kamu katakan?


Y/n
Tidak ada apa-apa.


Jiho
Kamu punya mulut yang sangat cerdas untuk seorang gadis kecil sepertimu.


Y/n
setidaknya aku lebih pintar darimu


Jiho
seolah olah.


Y/n
Hei, aku tahu kau penguntitku.


Y/n
Kamu selalu mengawasiku


Jiho
Bagaimana kamu tahu aku menguntitmu?


Y/n
Karena, kamu selalu berjalan di dekatku dalam perjalanan ke sekolah.


Y/n
dan kamu tidak pernah meninggalkanku sendirian, kamu selalu mengikutiku ke mana-mana dan itu menyebalkan!


Jiho
J-jadi kau tidak menyukaiku?

Aku terdiam kaku.


Y/n
Apa maksudmu?


Jiho
Aku - lupakan saja


Y/n
Hmmm, perilaku mencurigakan darimu...


Jiho
Jangan menghakimi saya! Ini memang terjadi.


Y/n
Naksir itu adalah hal yang serius.


Jiho
*terkejut!*


Jiho
menghancurkan?


Jiho
Bagaimana?


Y/n
Yah, jelas sekali, kamu menguntitku dan kamu menindasku... tapi kamu masih punya pacar yang sangat membenciku.


Jiho
Sana tidak ada artinya dalam hal ini!


Jiho
Jangan libatkan dia dalam hal ini.


Y/n
Mengapa?


Y/n
Takut dia akan mendengarmu?


Jiho
pfffff tidak.

katanya dengan nada tidak yakin


Sana
Jiho Oppa!


Sana
Mengapa kamu berbicara dengannya?


Y/n
Itulah pertanyaan saya.


Sana
Diamlah, dasar jelek! Tidak ada yang bicara padamu!


Sana
Jauhi Oppa-ku!


Sana
Ayo Oppa

Dia menyeretnya sampai ke kelas pertama...

Tak lama kemudian... kelas dimulai dan Pak Lee memulai pelajaran...


Mr.Lee
Mari kita mulai pelajarannya... DIAMLAH!

semua orang terdiam


Mr.Lee
Terima kasih

30 menit kemudian... Waktu Makan Siang...

Pak Lee sekali lagi memberi kami pekerjaan rumah sebanyak 5 halaman yang harus dikumpulkan besok.

Aku duduk sendirian di meja makan siang seperti yang selalu kulakukan setiap hari.

Tapi, apa gunanya...? Aku tidak punya teman.

Aku sedang duduk di sana sambil makan siang sampai aku merasakan sesuatu yang dingin mengalir di kepalaku...

Itu susu!

Sana telah menumpahkan susu ke seluruh tubuhku!


Y/n
ugh


Sana
hahahahaha


Sana
Itulah yang kau dapatkan, dasar pencuri pacar...


Y/n
Kapan aku mencuri pacarmu?


Sana
pagi ini dalam perjalanan ke sekolah


Sana
Kau sedang merayunya!

Aku hampir menangis.

Setelah membentakku, dia menamparku dengan keras!

Aku meringis kesakitan.

Jadi aku berlari ke ruang kelas yang kosong dan menangis tersedu-sedu.

sampai aku mendengar pintu terbuka lalu tertutup dan seseorang duduk di sebelahku.


Y/n
Pergilah.

?: mengapa saya harus?

Suara itu terdengar familiar.


Jiho
Maaf, aku akan meninggalkanmu sendirian untuk sementara waktu.

sepertinya dia merasa kasihan padaku


Jiho
Aku minta maaf atas apa yang dilakukan pacarku.


Jiho
Ini semua salahku


Jiho
Aku akan pergi berbicara dengannya.

Selatan dari...


Jiho
Tentu saja.


Sana
Ya, Oppa?


Sana
Aku minta maaf karena gadis itu menggodamu tadi.


Jiho
Kamu seharusnya menyesal telah menamparnya, dia tidak melakukan kesalahan apa pun padamu!

Aku sangat marah dan aku menarik banyak perhatian.


Sana
Dia sangat dekat denganmu sih


Jiho
Apakah kamu berusaha terlihat imut?


Jiho
karena itu tidak berhasil.


Sana
Akui saja, Oppa.


Sana
Kamu mencintaiku!


Jiho
Tidak, saya tidak!


Sana
Lalu, siapa yang kamu cintai?


Jiho
Aku mencintai...