Stell sebagai Sahabat Terbaikmu
Panggilan


Kau berjalan perlahan pulang. Setiap langkah kakimu terasa berat. Saat tiba di rumah, kau langsung menuju kamarmu.

Kamu mengalami hari yang buruk di tempat kerja, sehingga kamu kehilangan keinginan untuk belajar mempers准备 ujian sertifikasi, jadi kamu hanya menelepon sahabatmu.

Y/N
HATI-HATI DI JALAN!!!!


STELL
Hai! Apa kabar? Kamu baik-baik saja?

Y/N
Bukan hanya hari itu aku mengalami hari yang buruk di tempat kerja. Semua yang kulakukan salah, aku tidak melakukan apa pun dengan benar!!


STELL
Akhir-akhir ini, kamu terlihat sangat linglung. Apakah ini karena pacarmu? Masih belum ada perasaan? Mau bicara? Ayo kita minum kopi!

Y/N
Aku tidak mau kopi! Kita makan saja di restoran favorit kita di BGC.


STELL
Hah?! Sudah jam 7 malam, lalu lintasnya macet banget, kita bakal terlambat sampai sana, mungkin kita nggak sempat ketemu restoran yang masih buka.

Y/N
Ya, benar! Begini saja... Aku akan datang ke apartemenmu dan kamu pesan makanan. Oke?


STELL
Oke, ide bagus! Kirim pesan ke aku saat kamu sudah dekat kondominium. Hati-hati di perjalanan! Sampai jumpa!