Anak laki-laki tanpa emosi dari kelas sebelah

๐Ÿ’ŽEpisode 24

Suasananya sangat sunyi sepanjang perjalanan pulang.

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Hah? Kwon Soon Kwon Seo Jin!!"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Boo Seung-kwan?"

Seungkwan bisa tahu bahwa Soonyoung sedang menangis saat melihat wajahnya, tetapi dia berpura-pura tidak memperhatikannya.

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Apakah kalian akan keluar bermain?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Aku bosan banget sampai rasanya mau mati lol"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Um... Kalau begitu, bagaimana kalau kita keluar dan bermain?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Wow, seperti yang diharapkan dari Kwon Seo-jin"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Hahaha, kamu juga mau ikut?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Aku bukan"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Kalian berdua pergi kencan~"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Bagaimana kalau kita berkencan?"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Hei, ayo kita pergi cepat."

Sunyoung menatap Seojin dan Seungkwan sampai mereka berhenti mendengar suaranya, lalu berbalik.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

" .. setelah "

pada waktu itu

Sebuah getaran terdengar di saku Sunyoung.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

- " Halo? "

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

- "...? Kwon Soon-young?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

- "Hah?"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

- "Ah... Bolehkah kamu menginap di rumahku sekali ini saja...?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

- "Hah? Apa yang terjadi?"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

- " ... itu.. "

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

- "Sendirian itu membosankan..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

- "Hah? Ah haha โ€‹โ€‹oke aku akan pergi cepat"

Setelah menutup telepon, Sunyoung langsung berlari ke rumah Jihoon.

Aku sangat gembira hingga melompat seolah-olah aku telah melupakan semua emosi yang kurasakan sebelumnya.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Huh.. ha.. "

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Seberapa jauh kamu berlari?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Jihoon kita meneleponku, hiks..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"...Apakah kamu tidak bernapas?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ugh... haa..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Oh... aku ingin berbaring."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Oke"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Oh kamu?"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"...tapi aku tidak tumbuh dewasa"

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"Jihoon!! Di mana kau... "

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"...jangan suruh aku bicara"

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"Eh...?"

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"Aku tidak mau melihatmu"

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"Oh, tidak... Mengapa kamu seperti itu..."

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"...Aku akan pergi"

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"... Jihoon, apakah kau cemburu padaku...?"

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"..."

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"Oh, aku sangat membencinya"

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"...eh?"

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"Lagipula, kau pikir aku menyedihkan."

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ) image

์ด์ง€ํ›ˆ(์–ด๋ฆฐ)

"Kalian hanya akan mengira aku adalah seorang anak yang ditinggalkan oleh orang tuaku."

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"Oh, tidak, Jihuna.."

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ) image

๊ถŒ์ˆœ์˜(์–ด๋ฆฐ)

"Aku hanya... menyukaimu..."

Boom -!

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Hah... tidak..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"...???"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Hai Kwon Soon-young"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Bangun, Nak?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Hah? Hah.. "

Saat aku membuka mata, dalam mimpiku... ์•„๋‹ˆ, saat aku masih kecil, Ji-hoon berdiri di sana, orang yang berpaling dan mengatakan dia tidak menyukaiku.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ha... Jihoon..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Maaf karena tiba-tiba mengatakan ini..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Hah?"

Sunyoung menatap Jihoon dan mengajukan pertanyaan yang selama ini ia pendam, pertanyaan yang terlalu cemas untuk ia tanyakan.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

" Anda.. "

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Apakah kamu masih membenciku...?"

((Apa yang sedang kamu lakukan

Apa yang kamu pikirkan saat menulis ini... lol

Mohon dimaklumi meskipun kontennya semakin aneh saja.. ^^..

๐Ÿฎ๐Ÿด