Anak laki-laki tanpa emosi dari kelas sebelah

๐Ÿ’ŽEpisode 28

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ugh.."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Proses pindah akhirnya selesai..!!"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Oh... itu luar biasa..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Apakah ini aneh?"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Ya ampun..! Luar biasa sekali.. Sudah lama sekali sejak aku pindah ke rumah baru.."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"ใ…‹ใ…‹ใ…‹ Kelihatannya seperti anak kucing.."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Lembut dan halus" ((Jihoon tidak akan membiarkan bola itu tetap diam

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Ugh ugh..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

" ... Bagaimana.. "

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Aku merasa seperti akan mati..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

" ..?? "

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Atrium kiri dan ventrikel kiri jantung saya pecah..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Tiba-tiba ini saatnya manusia...?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Oh, cepat singkirkan pikiran buruk ini."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

" tertawa terbahak-bahak "

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Tapi akhir-akhir ini, tersenyum terasa sangat alami..!!"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ini peningkatan yang besar..ใ… ใ…œ" ((terisak)

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Um... menangis...?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Oh, benar. Jihoon belum bisa membedakan antara menangis dan menangis...?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Aku bersumpah aku tidak akan pernah menangis di samping Juni lagi."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Kenapa kamu sendirian...?ใ…‹ใ…‹ใ…‹"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Hah.. " ((Malu)

Ding dong-

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Wow... rumah ini bagus sekali..."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Aku akui... ini benar-benar bagus..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Benar kan? Kali ini kamu menguras dompetku..!!"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Hahaha, aku juga kena tipu"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Tapi Jihoon itu hebat"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Hah? Apa?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Aku sudah banyak berubah menjadi lebih baik sejak berpacaran dengan Soonyoung."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Kupikir aku tak akan pernah bisa mencintai lagi"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Benar sekali~ Itu luar biasa."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Tapi sudah lama sekali kita berempat tidak bertemu, kan? Haha"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ya, haha"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Semuanya, duduklah~ Mari kita bicara tentang masa lalu!! Mari kita ungkapkan masa lalu kelam kita semua?!"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Oh bagus"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Oh... begitu ya?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Oh... Ini pertama kalinya aku mendengar masa lalu Seojin sedetail ini."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Hah? Kenapa... Apa kau pernah mendengarnya?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Ya, aku dengar itu...? Aku ingat persis."

(Sekilas tentang masa lalu Seung-kwan)

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Saat aku masih SMP"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Saat aku selesai sekolah, hari sudah subuh."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Jadi, saya sedang berjalan pulang, merasa sedikit gelisah..."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Seorang anak muda yang tampak gila berjalan tanpa tujuan ke arah jalan, dan sebuah mobil melaju ke arahnya."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Jadi aku berlari sekuat tenaga dan menangkapnya. Awalnya, aku berniat memaki-makinya habis-habisan begitu aku menangkapnya."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Orang yang tertangkap itu pasti baru sadar setelah tertangkap. Tahukah kamu apa yang dia katakan sambil menatapku?"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Apa yang tadi kau katakan?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Kamu bisa saja membiarkannya saja, tapi kamu malah melakukan ini."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Hah..?! Bukankah pria itu gila?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Namun ekspresi wajah orang yang mengatakan itu masih sangat jelas..."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"...apa itu?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Ungkapan telah kehilangan segalanya di dunia... dan"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Seperti seseorang yang telah meninggalkan sesuatu yang berharga dan akan mati sendirian untuk menerima hukuman..."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Ekspresi itu, sedih dan putus asa, tetapi dengan senyum yang familiar di wajahnya..."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Seolah-olah menenangkan seseorang yang menatapmu dengan ekspresi yang dipaksakan... Padahal kau sendiri telah meletakkan semuanya..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Ah... aku merasa kasihan pada pria itu..."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Benar sekali... Apa yang sebenarnya kau lakukan... Betapa besar penderitaan batin yang pasti kau rasakan..."

Sampai aku mendengar keseluruhan ceritanya

Sunyoung hanya duduk di sana mendengarkan dengan tatapan kosong.

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"..? Hei Kwon Soon-young, kenapa kau terlihat seperti baru saja terbebaskan dan tersenyum..?"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Sepertinya kamu sedang membayangkan adegan itu? Apakah kamu tahu adegan apa itu?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"...Tentu saja aku tidak mungkin tidak tahu... haha"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Apaya apaya?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Aku masih belum memberitahumu nama orang yang kuselamatkan, kan?"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Hah? Apakah itu seseorang yang kita kenal?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"...orang itu"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"...orang itu adalah Kwon Soon-young"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"...eh?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Hari itu seharusnya menjadi hari ulang tahun Kwon Soon-young dan Kwon Seo-jin."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Benar, waktu itu... haha"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Yah... memang benar Soonyoung sangat peduli padamu."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"...itu tak terbantahkan"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Hahaha, sebaiknya kita ganti topik sekarang? Apa kamu tidak lapar?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Seperti yang diharapkan... sebuah hidangan dengan kisah tentang kebangkitan, perkembangan, dan klimaks... Jihoon kita makan banyak sekali~^^"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Oh... lol"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Mari kita berkencan secara terpisah saat kita tidak bersama."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Benar kan? Seojin kita berbicara dengan baik!!"

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

" tertawa terbahak-bahak "

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ini rumahku?!"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Benar, kalian keluarlah."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Wow... Lee Ji-hoon..."

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Apakah ini sudah menjadi cinta, bukan lagi persahabatan? Aku tak percaya."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Ya, kami... Jihoon..."

๊ถŒ์„œ์ง„ image

๊ถŒ์„œ์ง„

"Kwon Soon-young!! Dasar bocah nakal... apa yang kau lakukan pada Ji-hoon?!"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Aku tidak melakukan apa pun???" ((Mereong

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Wow.. " ((Ini sangat lucu

Selamat merayakan Chuseok, Pudding!!

Ini pertama kali diterbitkan secara berseri pada tanggal 1 November.

Ini adalah serial pertama pada tanggal 9 Oktober.

Kita butuh banyak pelanggan~!!

Jika tidak populer, saya akan menghapusnya.

Mohon berikan perhatian yang cukup kepada kami.

๐Ÿฎ๐Ÿด