Bunga-bunga bermekaran lagi.
3


Pagi ini juga, saya melihat ke luar.

Pukul bagian yang memar.


이 지훈
"Kwon Soon-young, kau bilang kau sedang bebas."


이 지훈
"Hubungi aku, bagaimana kalau kita pergi ke pantai?"

Aku mencoba mengirim pesan kepada Sunyoung, tapi

Sunyoung menerima pesan teks terlebih dahulu.


권 순영
"Jihoon, apa yang sedang kau lakukan?"


이 지훈
"Aku tadi sedang melihat ke luar"


권 순영
" Oke? "


이 지훈
"Ya, kenapa kamu meneleponku?"


권 순영
"Aku ingin pergi ke pantai bersamamu."


이 지훈
" laut? "


권 순영
"Ya, aku sangat ingin pergi bersamamu suatu saat nanti."


이 지훈
"Oke, mari kita pergi ke pantai hari ini."


권 순영
"Kalau begitu, aku akan menunggu."


이 지훈
"Ya, di luar dingin, jadi pakailah pakaian tebal."

Sunyoung melambaikan tangannya dari kejauhan.

Aku berlari ke arah Sunyoung.


권 순영
"Jihoon, ayo jalan kaki. Aku tidak akan pergi ke mana pun.. hehe"


이 지훈
"Meskipun begitu, sudah cukup lama sejak saya terakhir kali ke laut."


권 순영
"Kapan terakhir kali kamu pergi ke laut?"


이 지훈
"4 tahun yang lalu? Itu sudah lama sekali, bukan?"


권 순영
"Sudah lama sekali... Tapi mengapa laut tidak datang selama waktu itu?"


이 지훈
"Aku takut, ada seseorang yang meninggal di laut ini."


이 지훈
"Itulah mengapa aku takut putus."


이 지훈
"Aku sudah tidak takut lagi, ini adalah hasil dari kerja kerasku untuk mengatasinya."


권 순영
"Syukurlah aku berhasil mengatasinya."


권 순영
"Menurutku kamu luar biasa."


권 순영
"Dan, aku menyukainya"


이 지훈
"Kau aku...?"


이 지훈
"Jika kamu berkencan denganku, kamu akan menjadi penghalang bagi masa depanmu."


권 순영
"Tidak, kamulah yang membuat jalan setapak bunga itu."


이 지훈
"Ya, aku juga menyukaimu."

Itu benar-benar menakutkan.

Aku khawatir aku akan kehilangannya lagi.

Sekarang, saya tidak takut atau cemas.

Aku sedang membuat jalan setapak bunga? Jika itu benar, maka...

Aku berharap begitu.