Cinta Si Maknae
satu


Sehun mom
Sehun? Selamat pagi, bangun.


Sehun
Bu, ini masih pagi sekali.

Sehun mom
Sekarang sudah jam 7 pagi, jadi bangun dan mandi dulu sebelum membereskan barang-barangmu.

Setelah ibu menutup pintu, aku bangun dan mandi... Beberapa menit kemudian aku merapikan diri, lalu pergi ke meja belajarku.

Aku mengambil tas dan memasukkan perlengkapan sekolahku ke dalamnya, setelah itu aku turun ke bawah untuk sarapan.

Sehun mom
Sarapan sudah siap, silakan duduk.


Sehun
Ibu? Jangan jemput aku nanti ya? Sekolah baruku dekat sini jadi aku bisa jalan kaki sendiri.

Sehun mom
Baiklah kalau begitu.

Setelah makan, aku berdiri dan mencium ibuku.


Sehun
Aku harus pergi, Bu, selamat tinggal, aku sayang Ibu.

Saat aku sedang dalam perjalanan ke sekolah, seorang gadis menepuk bahu kiriku, jadi aku menoleh ke kiri dan melihat sahabatku.


Se-Jeong
Sehun-sshi omo, ini benar-benar kamu, sudah lama tidak bertemu. Apa kabar?


Sehun
Ya, baik-baik saja. Bagaimana denganmu?


Se-Jeong
Aku baik-baik saja, oh kamu akan pindah ke sekolahku.


Sehun
Ya, dan kamu akan mengajakku tur.


Se-Jeong
Tentu, kenapa tidak.


Sehun
Semoga kita berada di bagian yang sama agar aku tidak bosan.


Se-Jeong
Saya akan membantu Anda dalam hal bimbingan.


Sehun
Benar-benar?

Aku dan Se-Jeong berada di kelas yang sama, jadi aku mengobrol dengannya sambil menunggu guru kami.

Teacher
Baik, siswa baru, perkenalkan diri Anda di depan.

Jadi aku berdiri dan berjalan ke depan teman-teman sekelasku yang baru.


Sehun
Hai, saya Oh Sehun, saya harap saya bisa dekat dengan kalian semua.

Girl Classmate
Sehun-sshi, Anda sudah kenal Se-Jeong? Apakah dia pacar Anda?


Sehun
Tidak, dia bukan pacarku, dia sahabatku.

Teacher
Baiklah, silakan duduk.

Aku kembali ke tempat dudukku di belakang, di samping Se-Jeong, dan mendengarkan pelajaran kami.

*Lonceng berbunyi!*


Se-Jeong
Setelah berjam-jam lamanya, akhirnya waktu istirahat makan siang tiba. Ayo, Sehun!

Saat kami berjalan di lorong, para siswa menatapku dan Se-Jeong dan berbisik-bisik satu sama lain.


Sehun
Mereka menatapku karena aku tampan.


Se-Jeong
Berhenti bercanda

Lalu kita tertawa...


Se-Jeong
Aku yang traktir