Kenangan Sang Pembunuh

Ingatan Sang Pembunuh - Episode 23

재환 image

재환

"Apa yang sedang kamu lakukan?"

유주 image

유주

"Lihat, tidakkah kau lihat? Si X ini membantahku...!!!"

재환 image

재환

"Lalu apa yang harus dilakukan sang tokoh utama wanita padamu?"

유주 image

유주

"Apa?"

Jaehwan meraih pergelangan tangan yang hendak menampar Yeoju dan bertanya pada Yuju dengan tatapan penuh amarah.

Yuju gemetar, berkeringat deras, dan mencengkeram erat pegangan kursi roda.

재환 image

재환

"Siapa kau sehingga berani memerintah tokoh utama wanita, siapa kau sehingga berani menyuruhnya...!"

"Apa yang kamu!!!!!"

Jaehwan berteriak marah.

Yoo-ju mengerutkan kening dalam-dalam dan menyuruh Jae-hwan untuk melepaskan tangannya.

유주 image

유주

"Oh, saya mengerti, jadi pertama-tama, berikan tanganmu..."

Jaehwan menatap Yuju lama sekali, lalu menghela napas dan menepiskan tangannya.

유주 image

유주

"Ah!"

유주 image

유주

"Ha... Kurasa kau pikir kau hebat sekarang... Maaf, tapi kau tidak sehebat itu? Jadi..."

"Jangan bertingkah seolah sudah terlambat, dasar X gila."

Yuju berjalan di sepanjang jalan sambil mendorong kursi roda.

여주 image

여주

"....."

"Kenapa... kau melakukan itu.."

재환 image

재환

"Kamu. Apakah kamu masih berhubungan dengannya?"

여주 image

여주

"Oh tidak.."

재환 image

재환

"Setiap kali aku bertemu dengannya, aku selalu diperlakukan seperti ini, aku dimaki-maki, aku dimanfaatkan, sulitkah ini!!!!"

여주 image

여주

"Bukan itu..."

재환 image

재환

"Kenapa kamu harus seperti ini...!! Kenapa kamu harus kesakitan...!!!"

여주 image

여주

"Tidak!!!++"

Tokoh protagonis wanita memeluk Jaehwan dan berteriak padanya untuk menenangkannya.

Warak

재환 image

재환

!!!!!

Yeo-ju memeluk Jae-hwan lama sekali lalu meneteskan air mata.

Tokoh protagonis wanita menenangkan Jaehwan, lalu melepas cincin dari jarinya dan melemparkannya ke lantai.

Dentang--

Kamera itu terjatuh saat permata pada cincin itu pecah.

Tokoh utama wanita berjalan ke arah kamera yang terjatuh dan menginjaknya.

Kwajik-

Kamera itu hancur berkeping-keping dengan suara dentuman keras.

"Ini gila.....!"

Dae-hwi, yang sedang mengamati situasi tersebut, melompat dari tempat duduknya dan berlari ke arah Yeo-ju.

여주 image

여주

"Oppa. Lee Dae-hwi mungkin sedang datang sekarang. Cepat pergi!"

재환 image

재환

"Mengapa aku harus pergi?"

Jaehwan memegang tangan Yeoju dan berkata

재환 image

재환

"Kenapa kau selalu harus mengorbankan dirimu untukku! Aku berjanji untuk melindungimu. Aku berjanji untuk bersamamu...!"

여주 image

여주

"Sekarang!!!!!"

Tokoh protagonis wanita itu berteriak

"Bukan sekarang... Jika nanti tiba saatnya kau perlu menyelamatkanku... Maka kau akan melindungiku. Untuk sekarang, giliranku."

재환 image

재환

"Nyonya..."

여주 image

여주

"Cepat pergi!!"

Jaehwan meraih bagian belakang leher Yeoju dan menciumnya.

samping

재환 image

재환

"Jika kau kembali padaku..."

"Apakah kamu berkencan denganku?"

자까>< image

자까><

Kyaaang

자까>< image

자까><

Apakah Jaehwa akhirnya mengaku?!?!?!?!

여러분들♡

Tapi jika pemeran utama wanitanya tidak kembali, kita tidak bisa berkencan.

.....

자까>< image

자까><

Benarkah begitu?

Ha ha ha

Oh, Mata

setiap orang!!!!

Untuk merayakan ponsel baruku

Dorongan besar☆+☆☆!☆!☆!☆

=Baca komentar☆☆☆

saya akan melakukannya

Jika Anda ingin bertanya kepada saya tentang [Memoir of a Murderer - Episode 23] paling lambat hari Selasa,

Silakan tanyakan apa saja kepada saya.

Saya akan menjawab apa pun.

Tapi kamu tetap harus menjaga batasan tertentu, kan?

Lalu berikan aku sejumlah uang

Selalu Mani☆!

Halo♡