Kekuatan takdir
Cemburu?



Jaehwan
(Menghela napas)

y/n
Ada apa?


Jaehwan
Tidak ada apa-apa. Aku hanya memberi kalian sedikit ruang (katanya dengan nada sarkastik).

y/n
Hah...ruang angkasa untuk apa? (katamu dengan canggung)


Jaehwan
Oh, ada ruang untukmu dan cintamu, Jihoon.

y/n
Jaehwan, apakah kamu cemburu?

y/n
(kamu tertawa)


Jaehwan
Ya! Kenapa kamu tertawa?

y/n
Mengapa kamu merasa cemburu?


jihoon
Permisi, ada apa sebenarnya?


Jaehwan
......oh, aku baru saja mabuk perjalanan


jihoon
Oh, kupikir aku telah melakukan kesalahan.

y/n
ehem......baiklah kalau begitu, mari kita pergi.


Jaehwan
Ya... ayo pergi


Jaehwan
kita di sini

y/n
Oke, terima kasih... oh ya, apa yang dia katakan?


Jaehwan
WHO?

y/n
Jihoon saat dia menelepon


Jaehwan
Oh... maksudmu cintamu?

y/n
"Huh😧 Aku lupa mengubahnya😓" (dalam hatimu)

y/n
Oh...umm, aku tidak menulis itu, hae. Tahukah kamu bahwa saudara kandung selalu saling menggoda...😅


Jaehwan
Sebenarnya aku tidak tahu, tapi jika kamu mengatakannya seperti itu, kurasa aku harus mempercayainya saja 🤔 Kepercayaan sangat penting dalam sebuah hubungan.

y/n
Oke deh... sampai jumpa lain kali, bye. Terima kasih atas makanannya dan sudah mengantarku, bye! (Kamu pergi dengan cepat)

y/n
ahhh...saatnya menikmati camilan larut malam

y/n
Sebaiknya dibersihkan... huh, aku tidak percaya itu alasan yang sangat payah... yah... dia anak tunggal, tidak punya saudara kandung.

y/n
.....tunggu, dia tadi cemburu, apakah dia benar-benar mencintaiku🤭?

y/n
Hah... waktu cepat berlalu, sudah pertengahan bulan. Aku harus memikirkan pertunangan... kenapa dia ingin menikahiku? Apakah karena keinginan atau hanya cinta? ☺️

y/n
Yah, aku memang mencintainya... dia juga baik dan dia mempercayaiku, mungkin aku juga harus bersikap baik padanya 😁 hmm.... haruskah aku menerimanya ☺️?