Cinta yang sama di antara kita berdua
Bonus 1: Bagaimana jika Woojin tidak menyerah pada penulisnya?


[Sudut pandang Woojin]

Saya menyukai penulisnya.

Namun Jihoon juga menyukai Ji-eun.

Jika ini demi Jihoon, aku harus menyerah.

Kali ini, kurasa aku tidak bisa menyerah.

Penulisnya sangat bagus.

Aku memikirkan penulis itu sepanjang hari.

Jantungku berdebar kencang saat bertatap muka dengan penulisnya.

Ini bukan sekadar suka, ini cinta.

Tapi penulisnya sepertinya tidak menyukaiku.

Aku tidak tahu apakah boleh mengaku.

Aku telah merahasiakan perasaanku selama berminggu-minggu sekarang.

Akhirnya aku memutuskan untuk mengaku kepada penulisnya.

[Waktu penulisan]

Saya menerima dua pesan KakaoTalk hari ini.

Satu dari Jihoon dan satu dari Woojin.

Jihoon menyuruhku datang ke taman bintang ★★

Woojin menyuruh Jihoon untuk datang ke ♥♥ Cafe pada waktu yang sama.

Saya sedang berpikir siapa yang sebaiknya saya temui.

Namun, akhir-akhir ini aku merasakan ketertarikan yang aneh terhadap Woojin, jadi aku memutuskan untuk bertemu dengannya.

Hari ketika aku memutuskan untuk bertemu Woojin

Aku bertemu Woojin di sebuah kafe dan kami mengobrol.

Woojin menyeka busa dari mulutku.

Jantung berdebar kencang


Ketuk ketuk ketuk ketuk ketuk

Jantung berdebar kencang

Jantungku mulai berdetak sangat cepat

Kurasa aku menyukai Woojin.

Tapi tiba-tiba Woojin


우진
Aku menyukaimu. Maukah kamu berkencan denganku?