Vampir Kwon Soon-young

Bukankah ini mimpi?

"Hmm..."

"Apakah kamu sudah bangun?"

"...Ini bukan mimpi... kan?"

"Tidak, ini jelas bukan mimpi."

"Kwon Soon-young, kenapa kamu terlambat sekali?"

"Aku salah, jangan menangis."

"Huh... *menghela napas*..."

"Jangan menangis. Apa kau tidak penasaran bagaimana aku bisa hidup sampai sekarang?"

"Aku penasaran... sangat penasaran"

"Dari mana saya harus mulai?"

"Ceritakan padaku apa yang terjadi padamu, alih-alih kau berubah menjadi debu dan mati."

"Ya, ketika aku berubah menjadi debu dan membuka mata, aku berada di kastil tua tempatku dulu tinggal. Tidakkah kau melihat sesuatu seperti salib abu-abu di sebuah gunung yang sangat jauh dari tempat tinggalmu dan tidak banyak orang yang pergi ke sana?"

"Ya, aku melihatnya..!!"

"Itulah puncak kastil."

"..Jadi begitu..."

"Aku makan, tidur, dan menjagamu di kastil itu. Tentu saja, aku bahkan melihatmu menangis dalam perjalanan ke tempat kerja di awal ketika aku pergi."

"Tapi... kenapa kamu datang terlambat sekali..."

"Aku menunggu sampai kau berhenti menangis. Tapi kau menangis lama sekali, jadi aku menunggu meskipun itu sulit. Terkadang tubuhku tidak mau menurut, jadi aku pergi jauh-jauh ke rumahmu, tapi aku selalu kembali."

"...Itu sulit..."

"..eh.."

"Tidak apa-apa, tidak apa-apa... Sekarang benar-benar tidak apa-apa."

"..Maaf.."

"Jangan pergi sekarang"

"..Oke"

"Oke...kalau begitu tidak apa-apa haha."