Kita adalah takdir
#1 Pria yang Kulihat dalam Mimpiku


김여주
Ahhhhhh! Tolong selamatkan aku!!

???
Larilah! Jangan khawatirkan aku.

김여주
Ya..? Siapakah kamu?...

???
...

김여주
Setidaknya ada namanya..!

김여주
Ah... apa? Itu hanya mimpi?

김여주
Itu sangat nyata...

김여주
Hah!! Sudah jam 8?!

김여주
Sudah larut, sudah larut!!

김여주
Aku mau pergi ke sekolah!

김여주
Ugh... Aku celaka, aku celaka!

김여주
Terlambat di hari pertama sekolah ㅜㅜ

김여주
Aku akan ketahuan oleh guru wali kelasku.

???
Eh... di sana

???
Sepeda di depan...

김여주
(Menengok ke belakang) Oh, terima kasih.

김여주
???

???
?

김여주
Aku melihatnya dalam mimpiku tadi!!

Bam bang-

김여주
Oh maaf

김여주
Hei, apa? Ke mana perginya?

심은비
(Merangkul bahu Yeoju) Hei Yeoju- Kamu terlambat lagi? Aku juga terlambat!

김여주
Hei, tapi bukankah kamu melihat pria yang ada di sini tadi?

심은비
Ya, aku tidak bisa melihatnya, tapi kenapa?

김여주
Oh tidak

심은비
Oh iya, kamu kelas berapa?

김여주
Eh... benarkah..?

심은비
Oh, dasar bodoh, kamu di kelas 4, dasar bodoh.

김여주
Ah, benar sekali, benar sekali, terima kasih!

심은비
Seperti yang diharapkan, tokoh utama kita tidak bisa hidup tanpa kakak perempuannya ini.

김여주
Hahahaha, apa yang kamu bicarakan?

심은비
Tapi bukankah kita sudah terlambat?

김여주
Oh iya, lari!!