Kau dan Aku (CHANBAEK)
BAB 17: KENANGAN BAGIAN 3



narrator
PENYANGKALAN: Karakter, pekerjaan, peristiwa, dan tujuan bersifat fiktif dan dibuat hanya untuk tujuan hiburan.


narrator
Tidak ada niat untuk menyinggung siapa pun yang percaya bahwa karakter-karakter tersebut adalah heteroseksual, bukan gay.


narrator
Pembaca disarankan untuk berhati-hati.


soo
"Kenapa aku diterima? Aku bahkan tidak kenal sekolah itu?" (bingung sambil menatap neneknya)

grandma
Aku dan kakek membuka jalan untukmu.


soo
Ma (berbicara kepada neneknya) Apa yang nenek jual kali ini? (Ia mulai meninggikan suara dan menantang neneknya)

grandma
Sekalipun aku harus menjual jiwaku demi masa depan yang lebih baik untukmu, aku akan melakukannya. Kakekmu dan aku sudah tua, kami bahkan tidak tahu berapa jauh lagi hidup kami...

grandma
-Saya harap setidaknya masa depanmu bergantung pada sekolah ini, jika kamu melakukan yang terbaik.


soo
Tidak, Bu! Aku tidak suka! Aku tidak mau!

grandpa
Ada apa denganmu? (kata kakeknya sambil masuk ke kamar Soo.) Apa kau tidak punya rencana untuk hidupmu? Kau bukan anak kecil lagi!

grandpa
Cukup sudah kami membesarkan dan memberi makanmu selama delapan belas tahun, kamu seharusnya membalas budi kami karena telah membesarkanmu tanpa ragu. (marah)


soo
Selama aku tidak mau, kau tidak bisa memaksaku! Mengapa kau selalu memutuskan untukku? Itulah sebabnya orang tuaku meninggal karena keinginanmu!


narrator
*Soo mendapat tamparan dari kakeknya*

grandpa
Beraninya kau membantahku! Padahal kamilah yang membesarkanmu!


soo
(menangis) Jika kau bosan denganku, pergilah saja dan hilangkan rasa bencimu padaku!


narrator
Soo melarikan diri saat itu dan neneknya mencoba mengejarnya, tetapi sudah terlambat, Soo sudah jauh dari rumah.

grandma
Kenapa kau bilang begitu?! Kita hanya punya Soo!! (memukul suaminya) Kenapa kau tidak bisa bicara dengan cucumu dengan tenang?!

grandma
Bagaimana bisa kau memukul cucumu seperti itu! (menangis)