이 인터뷰는 군 복무 후 돌아온 방탄소년단 멤들의 진솔한 마음과 음악에 대한 깊은 고민을 엿볼 수 있어서 정말 감동적이었어요. 멤버들의 더욱 깊어진 유대감과 아리랑에 담긴 보편적인 메시지가 마음을 울립니다.
[omongan] Wawancara Zane Lowe: Awal Mula Semuanya
Zane Lowe — Direktur Kreatif Global Apple Music — dan ARMY benar-benar memiliki alasan untuk menghormatinya. Ia memiliki salah satu rekam jejak terpenting dari semua pewawancara di jagat BTS, karena menjadi salah satu pembawa acara musik Barat pertama yang duduk serius dengan grup tersebut dan benar-benar terlibat dengan musik mereka sebagai musik — bukan sebagai sesuatu yang baru.
Saat ARIRANG dirilis pada 20 Maret 2026, wawancara panjang pertama di dunia dengan ketujuh anggota BTS dilakukan oleh Zane Lowe. Ia bergabung dengan BTS di HYBE di Seoul, Korea Selatan, untuk membahas kembalinya mereka ke dunia musik yang telah lama ditunggu-tunggu. Grup ini berbagi perjalanan mereka dalam pembuatan album, kembali bersama setelah menyelesaikan wajib militer, dan ikatan khusus yang mereka miliki sebagai sebuah grup, serta membahas daftar lagu, kolaborator, dan suara di balik album studio kesepuluh mereka. Wawancara ini berdurasi 46 menit.
Percakapan itu berlangsung mendalam. RM menjelaskan pilihan judul ARIRANG: "Kami ingin berpegang teguh pada dunia tempat kami berakar. Karena kami semua orang Korea dan kami bangga dengan asal kami, saya pikir lagu ini memiliki lirik dan melodi yang sangat universal. Setiap orang memiliki nostalgia, kesedihan, dan kerinduan, jadi saya pikir seni yang hebat sebagian besar membawa hal pribadi ke dalam hal universal. Jadi jika kami membawa Arirang ke tahun 2026 dengan cara kami sendiri, kami pikir kami dapat membawanya ke dunia."
Mengenai kolaborator, Jung Kook menggambarkan kerja samanya dengan El Guincho di lagu "Hooligan": "Saya mendengarkan banyak lagu dan saya benar-benar kagum dengan betapa segar dan barunya lagu-lagu itu. Salah satu pikiran pertama saya adalah, 'Wow, Anda bisa menggarap lagu seperti ini?' Saya merasa banyak tekanan tentang bagaimana memanfaatkan lagu ini sebaik mungkin. Suasananya benar-benar berbeda. Suasana yang benar-benar baru."
J-Hope juga berbagi momen mengharukan: setelah menyelesaikan wajib militer, V menghadiri konser solo Jin sebagai bintang tamu dan terharu hingga menangis. "Selalu terasa emosional," kata J-Hope, mengenang betapa mereka merindukan tampil bersama.
Melalui wawancara tersebut, RM menjelaskan bahwa judul album tersebut mengandung makna selama berabad-abad — lagu tradisional Korea tersebut mewakili kerinduan, benang emosional yang terkait dengan rumah, cinta, dan kenangan. Selama masa dinas militer mereka, tema-tema tersebut menjadi lebih personal. Jarak dari penggemar dan dari panggung membawa kesadaran yang lebih dalam tentang asal-usul mereka.
Ini bukanlah wawancara demi publisitas. Ini adalah dokumentasi tujuh seniman yang kembali ke dunia dengan sesuatu untuk disampaikan. Dan Zane Lowe — seperti biasa — siap mendengarkan.