Merekam sosok Bapak Jin melalui sudut pandang saya.
Aku ingin lebih banyak orang mengenal dirinya yang sebenarnya, bukan sosok yang dilihat para pembenci. Tidak ada kata-kata indah, tetapi setiap kalimat berasal dari hati. Tulisan ini ditujukan agar lebih banyak orang dapat membacanya, dan pada saat yang sama, ini adalah catatan perasaan dan pengalamanku sendiri selama ini. Entah ada yang membacanya atau tidak, aku ingin terus menulis. Ini adalah masa mudaku dan masa mudanya juga; ini adalah delapan tahunnya dan delapan tahunku juga.