Aku mengantuk.
*Mengandung adegan pertumpahan darah*
Satu-satunya saat aku bisa membunuhnya adalah saat dia tidur.
"Aku mengantuk."
Kata-kata itu selalu menghadirkan persimpangan jalan. Aku mengangkat pedangku, menghidupkan kembali kenangan menyakitkan.
Diterbitkan seminggu sekali.