Menantu perempuan
Ayah... ck... maaf
Apakah ini bagus?
Eh?
Bagus, menantu perempuan
Dia

Aku suka, aku juga suka haha
(Wow, lucu sekali)
Haha... itu besar sekali
Ayo kita makan camilan. Camilan yang ayahku siapkan untukku.
Hehe
•
•
Hah..? Apa itu? Dan enaknya apa ya..?
Ibuku yang membuatnya??
Seperti yang diharapkan! Ibu~ Alasan mengapa Jimin kita pandai memasak adalah Ibu.
Apakah karena kita terlihat mirip?

Apakah itu sebuah pujian?
Oke~
eh??
Di rambut...
selimut??? ..

Camilan haha... Remah-remah makaron menempel di rambutku
...hic..
•
•
•
Ayo pulang
Apakah sebaiknya aku mengantarmu pulang?
Tidak, haha, kamu lelah dan rumahmu jauh sekali.
Tidak! Ayo kita pergi bersama.
Jawab pertanyaan Anda

Tch..

•
•
Hai!! Kim Yeo-ju
Aku khawatir karena kamu datang sangat larut...
Astaga? Jimin??
Jimin haha...
Ah..
Aku sudah sampai sejauh ini~
Makan dan pergi~
Umm, jangan malu-malu...
Oh kenapa~
Bukalah dan masuklah.
Ya, terima kasih.
•
•
Oh, aku belum sempat menyapa.
Halo, ibu mertua!
Hei, Jijiaguri...
Oh astaga... kedengarannya menyenangkan.
Ibu...ku...

Ngomong-ngomong, apakah Jimin akan menikahi tokoh utama wanita kita?
Ya, saya ingin melakukannya.
Bersama kakak perempuanku
Bu... Saya seorang siswa SMA (gigi bungsu saya terkatup rapat).

Kamu tidak menyukai kakak perempuanmu?
Jimmy^^ Bukan itu masalahnya.. Kenapa kau melakukan ini padaku..
Ya ampun~
