Hari Pertama untuk Berani

Bab 10

"Taehyung gila?!" Aku bertanya pada Noa apakah Taehyung gila.
"YA!!" jawab Noa bahwa Taehyung sekarang sudah gila.

Lalu aku dan Noa lari agar tidak bertemu Taehyung.
Taehyun melihatku dan Noa berlari.
Taehyung menjadi gila di dalam diriku.


Taehyung membawa pisau dan akan mencoba membunuh Noa.

"Aku akan membunuhmu!" kata Taehyung.

Keesokan harinya.
Aku dan Noa berpacaran.
Aku dan dia berciuman sementara Taehyung melihat mereka.
Lalu Taehyung merebut tanganku dari Noa, dan Noa bertanya-tanya, "Apa yang kau lakukan pada Lindsay? Kau membencinya sekarang, kau sangat membencinya sekarang!" kata Noa kepada Taehyung.
Lalu Taehyung menatap Noa dengan tajam.
Aku menyuruh Taehyung untuk melepaskanku "LEPASKAN AKU!"
Nuh meneteskan air mata.
"Kau akan menyakiti perasaanku seperti ini, Taehyung! Aku sangat membencimu! Mantan pacarmu itu milikku!" Noa mengatakan kepada Taehyung bahwa aku adalah milik Noa.
Lalu Taehyung mengepalkan tangannya.
"Aku tidak peduli!" Taehyung mengatakan bahwa dia tidak peduli dengan hal itu.
"Sekarang apa yang kau inginkan?" Noa bertanya apa yang diinginkan Taehyung dan Noa hampir menangis.
"Aku tidak berharap kau kembali padanya!" Noa mengatakan bahwa dia tidak akan pernah berharap Taehyung menginginkanku kembali.
"Aku benci kamu!" kataku pada Taehyung bahwa aku membencinya.
Aku membenci Taehyung.
Taehyung keliru.
Kemudian Noa memukul Taehyung dan mencekik Taehyung.
Aku tersenyum melihat Noa mencekik Taehyung. Aku senang dia melakukan itu pada Taehyung karena Noa melakukan hal yang benar dengan menyakiti Taehyung.
Karena Taehyung mengkhianatiku dan pergi bersama Eunha.

Setelah itu.
Aku dan Noa sedang bermain bersama dan memainkan lagu-lagu favorit kami bersama serta berlatih piano.
"Kita berpacaran, oke?" Noa mengatakan padaku bahwa kita harus berpacaran.
Lalu aku tersenyum pada Noa dan Noa memelukku. "Aku yakin kamu memiliki dunia baru karena aku," kata Noa.
"Nua sang raja!" kata Nua bahwa dialah yang harus menjadi raja dan aku pun ikut berbahagia untuk Nua.
"Terima kasih, Noa." Aku berterima kasih pada Noa.
Taehyung sangat jahat.


Pada malam hari.
Taehyung bertindak gila, dia akan mencoba membunuh Noa.
Aku dan Noa sedang mengobrol, lalu Taehyung menemukan kami.
Lalu Taehyung mencoba membunuhku dengan pisau, kemudian aku lari dan Noa terkejut. Noa juga lari dan mengejarku. "LINDSAY!! APAKAH ITU TAEHYUNG?!" Noa bertanya-tanya apakah Taehyung membawa pisau, lalu Taehyung mendekati Noa dan membunuhnya, kemudian aku lari dan menangis.
Taehyung pergi.
Kemudian aku menemukan mayat Noa setelah datang menemuinya.
"TIDAK NOA TIDAK! APA KAU BAIK-BAIK SAJA??" Aku bertanya pada Noa apakah dia baik-baik saja. Aku khawatir dia ditusuk oleh Taehyung.

Keesokan harinya.
Noa sedang di rumah sakit. Saya akan melaporkan Taehyung ke polisi.
Aku mengunjungi Noa di rumah sakit dan ingin tahu apakah Noa baik-baik saja.

๐Ÿ’—Bersambung๐Ÿ’—

Cerita yang sedang populer sekarang