Hari Pertama untuk Berani
Keempat IV.

Linaq
2021.04.13Dilihat 7
Aku senang jika Noa bersamaku.
Noa pasti orang yang baik.
"Kamu ingin jadi apa?" Noa bertanya padaku tentang keinginanku. "Aku ingin menjadi selebriti sepertimu." Lalu Noa tersenyum padaku. "Itu ide yang bagus." Noa memuji jawabanku karena menurutnya itu ide yang terlalu bagus.
Aku dan Noa berjalan bersama sementara Eunha bersama Taehyung.
Noa berkata, "Aku masih ingin kau tidak bersama pria brengsek yang telah mengkhianatimu." Jadi dia menyuruhku untuk tidak bersama Taehyung. "Kurasa aku ingin menikahimu," kataku karena aku tahu bagaimana Noa mengucapkan kata-kata manis. Noa berkata, "Jangan pernah bicara omong kosong, kita tidak punya waktu untuk menikah, tetapi punya waktu untuk menjadi kekasih." Kata Noa sambil terkekeh.
Aku dan Noa menjadi bersama.
Noa bergantung padaku.
Noa bertanya padaku, "Apakah kamu akan pergi ke tempat kerja?" "Tentu," jawabku. Noa berkata, "Itu pasti unik." Lalu aku memeluk Noa, dan dia memelukku kembali. "Siapa namamu?" tanyanya. "Aku lupa menjawabnya. Namaku Lindsay." Aku menyebutkan namaku. "Oke, Lindsay," Noa memanggil namaku.
"Kenapa kamu suka di sini, di Korea?" Noa bertanya lagi padaku. Aku menjawab, "Karena cowok-cowok di Korea ini tampan sepertimu." Lalu Noa tersenyum lagi padaku. "Jangan berlebihan," kata Noa padaku.
Eunha dan Taehyung saling bercanda, aku melihat mereka sekarang tampak bahagia. Lalu Noa datang menghampiriku dan meraih tanganku. Noa berkata, "Jangan dekati mereka, mereka saling tergila-gila." Aku hanya menjawab, "Oh."
Noa memelukku di sebuah ruangan sambil menggendongku, lalu membaringkanku di tempat tidur. Noa duduk di sampingku.
"Apa yang kau ingin aku lakukan?" tanya Noa padaku. "Noa....." panggilku dengan lelah. Noa tertawa, "Noa?!" Noa menyebut namanya, ia merasa heran mengapa aku hanya memanggil namanya. "Panggil aku Oppa," kata Noa menyuruhku memanggilnya Oppa. Aku berkata, "Oke." Aku menerimanya. Aku memanggilnya "Oppa." Lalu Noa mengangguk padaku dan tersenyum. Noa ingin mengagumiku, ia berjanji padaku.
Noa memeluk punggungku, "Aku tidak bisa memaafkan pria yang mengkhianatimu atau menipumu." Kata Noa karena memang dia tidak bisa. Noa terlalu berani, tetapi dia tidak akan mengkhianatiku.
Aku tersenyum pada Noa. "Terima kasih banyak, Oppa," kataku. "Jangan khawatir, aku akan membuatmu bertarung," kata Noa bahwa dia akan membuatku bertarung agar aku tidak khawatir.
Aku hanya ingat bagaimana aku bersama Taehyung, tapi Taehyung malah mengkhianatiku dan mulai melecehkanku.
Aku dan Noa pergi ke taman dan bermain bersama sambil mendengarkan lagu-lagu favorit kami. "Aku masih mencintaimu..." kata Noa, bahwa dia paling mencintaiku.
"Aku sudah tidak sabar..." kataku. Lalu Noa tersenyum lagi dan memelukku, jadi aku mulai terkikik.
Noa adalah pria berharga bagiku, dia juga menjadi guruku dalam cerita ini.
Jangan anggap serius......
๐Bersambung๐