Kebahagiaan dengan Red Velvet

PERGESERAN WAKTU

Hari Senin ini terlalu suram untuk bangun tidur atau mandi, cuaca buruk.
Mataku bahkan tak bisa terbuka saat alarm berbunyi, aku terlalu lelah.
Ini adalah pagi yang sempurna untuk hanyut dalam mimpi.
Aku terhanyut dalam mimpi yang manis seperti madu.

Aku terus jatuh semakin dalam dan semakin dalam
Di dalam gelombang lembut selimutku
Tetaplah di tempat tidur hari ini, dalam mimpiku yang penuh kebahagiaan~

*Saat aku memejamkan mata, waktu berlalu, aku mabuk oleh tidur*
Aku pergi, waktu berlalu, menuju dunia yang berbeda
Saat aku memejamkan mata, waktu berlalu, di mana pun itu, itu adalah tempat terbaik.
Aku menyelinap pergi, aku menyukainya*

Bantal yang kupeluk berubah menjadi pelukanmu (sayang, ayo kita mulai)
Oh tidak, Mama, jangan bangunkan aku, ini mimpi.
Aku tak pernah ingin bangun dari sini
Dunia di luar tempat tidur berputar begitu cepat (sayang, ayo kita mulai)
Sedikit lagi, 1, 2, 3, tidak, hanya 10 menit lagi.

Masuk ke dunia yang berbeda
Di mana pun lokasinya, itu adalah tempat terbaik.

Sudah berapa lama waktu berlalu? Rasanya seperti selamanya.
Aku bisa bertemu denganmu lagi dalam mimpi yang hangat.

Aku terus jatuh semakin dalam dan semakin dalam
Di dalam gelombang lembut selimutku
1 menit, 2 menit, 3 menit, 4 menit
Saat aku membuka mata, sudah 34 menit, aku tidak peduli.
Tetaplah di tempat tidur hari ini, dalam mimpiku yang penuh kebahagiaan.
Tetaplah di tempat tidur hari ini, dalam mimpiku yang penuh kebahagiaan~

**

Langit-langit yang pengap berubah menjadi awan putih (sayang, ayo kita mulai)
Oh tidak, Mama, jangan bangunkan aku, ini mimpi.
Aku tak pernah ingin bangun dari sini
Saat ini, aku bisa memimpikan apa pun yang aku inginkan.
(Sayang, ayo kita mulai)
Sedikit lagi, 1, 2, 3, tidak, hanya 10 menit lagi.

Di saat-saat santai,Dunia nyata semakin menjauh.
Segala hal hebat yang diinginkan hatiku,Tepat di sini ketika
Aku memejamkan mata

Sayang, ayo kita mulai!

Cerita populer di kalangan penggemar Seulgi