Jungkook - Kamu baik-baik saja?
Yeoju - Tentu saja
Keesokan harinya
Jungkook - Aku mau keluar.
Yeoju-Uh..Hah? Ya (Kenapa begitu..)
Melelahkan
Yeoju - Mengapa demikian? Pasti ada alasannya.
Jam 10 malam
Yeoju-Ah...Hei, kenapa Jungkook tidak datang?
Keesokan harinya
Melelahkan
Yeoju-Jungkook, kenapa kau ada di sini sekarang?
Jungkook - Just.
Yeoju-Pook))Oke
Jungkook-...
Keesokan harinya
Yeoju-...kau di mana?
Jungkook - Kamu tidak tahu.
Yeoju - Kamu pergi ke mana akhir-akhir ini? Kamu mau ke klub atau semacamnya?!
Jungkook - Ya. Ayo kita ke klub. Jangan khawatir.
Yeoju-...apa?...
Jungkook - Jangan khawatir soal itu
Tokoh utama wanita - Apa yang kau lakukan dengan meninggalkan istrimu yang sedang hamil!
Jungkook - Abaikan))
Melelahkan
Yeoju- Heuk... ugh.. heuk.. heuk.... ugh heuk....
Tokoh utama wanita berbaring di tempat tidur dan tidur.
Sudut pandang politik
Jungkook - Apa yang harus kulakukan tentang acara 8 bulan itu? Aku harus bertanya pada Taehyung.
Teleponnya adalah =
Jungkook = Ah, hyung
Taehyung=? Kenapa?
Jungkook = Bagaimana kalau kita mengadakan acara di mana Yeoju sedang hamil 8 bulan?
Taehyung = Tentu saja akan ada kamera tersembunyi jika ada acara haha
Jungkook = Kamera tersembunyi jenis apa?
Taehyung = Hmm... Ah! Kau tiba-tiba bersikap dingin dan melamar!
Jungkook = Gurae? Tidakkah kau akan terlalu terluka?
Taehyung = Jadi ini kamera tersembunyi
Jeongguk = Benarkah begitu?
Taehyung = Ya, hentikan saja
Jungkook = Oke~
Jaka- Jeongguk yang naif... mungkin ada ubi jalar? Mungkin...?
Beginilah kejadiannya
Jungkook - Kalau aku benar-benar mencoba melakukannya, hatiku rasanya mau hancur... Bodoh... Klub? Oh... Kurasa aku harus beli cincin dulu...
Pada saat itu, Yeoju
Yeoju - Ini konyol, ini konyol... Bagaimana mungkin Jeongguk... Heh... Heh...
Maka sang tokoh utama wanita menangis hingga tertidur.
Sudut pandang politik
Jungkook - Apakah ini cincin yang bagus?

Jungkook - Atau apakah ini lebih baik?

Jungkook - Atau apakah ini lebih baik?

Jungkook - Atau ini?

Jungkook - Hmm... kurasa aku harus melakukan ini. Ini sederhana dan menyenangkan~
Jungkook - Tolong berikan ini padaku (Sebagai informasi, ini semua adalah cincin pasangan~)

Bos - Ya, aku mencintaimu
Jungkook - Terima kasih!
Jungkook - Aku harus melamarmu besok, Lulu♬♪
Jungkook-dooru))
Jungkook = Halo?
???=Apa yang sedang terjadi?
Jungkook = Kamu tiba-tiba membicarakan apa?
Ji-eun = ㅇㅇ? Lalu kenapa kamu ingin meminta bantuan?
Jungkook = Ya, tolong buat janji temu dengan Yeoju besok.
Ji-eun =...(100% jeli) Apakah kamu akan melamar?
Jungkook = Tolong
Ji-eun = ㅇㅇ
Panggilan berakhir
Keesokan harinya
Yeoju - Aku mau keluar
Jungkook - Di mana.
Yeoju - Mengenal penulis
Jungkook- Ya.
Melelahkan
Jungkook - Huh.. Ayo bersiap-siap, aku sibuk sekali..
3 jam kemudian
Jungkook- Fiuh... Selesai!

Jungkook - Dia cantik. Pemeran utama wanitanya pasti juga suka, kan? Ada surat! Dan cincin! Fiuh... Aku sudah siap secara mental.
Melelahkan
Jungkook - Ayo kita mulai!
Jungkook berlutut dan berbicara.
Jungkook - Yeoju, terima kasih telah bersamaku. Selamat atas kehamilanmu yang ke-8 bulan.
Yeoju-...isak tangis....peluk))
Jungkook - Maafkan aku... Maafkan aku...! Memang seperti itu...
Yeoju- Aku benci kamu..! Serius.. Aku memasang kamera tersembunyi..! (Yeoju dengan kesadaran penuh)
Jungkook (membaca surat itu)
Kepada Yeoju
Halo, heroine? Ini aku, Jungkook.
Terima kasih telah bersamaku selama kurang lebih 22 tahun.
Selamat atas kehamilanmu! Kamu sudah berusia 8 bulan!
Melahirkan akan sulit, tapi tetaplah tabah.
Cinta kita berjuang bahkan melawan sinar matahari dan awan.
Aku sungguh-sungguh berterima kasih karena kau telah bersamaku, Yeoju.
Kami menikah, tinggal bersama, dan terkejut dengan kabar kehamilan tersebut.
Aku sedih, tetapi lebih dari segalanya, aku bahagia.
Lebih dari siapa pun, cinta memelihara sinar matahari dan awan.
Jangan khawatir, gadis cantik seperti Yeoju akan muncul.
Aku selalu mencintaimu, Yeoju~♥
Suamimu satu-satunya, Jungkook
Semangat dan jangan lupa berlangganan!
Semakin banyak, semakin cepat datangnya
Jumlah karakter (tidak termasuk spasi) = 1287
