Saya bersedia
Orang berdosa

IvanaWendysWife
2020.11.08Dilihat 739
Saya sedang berada di lobi hotel menunggu istri saya, Wendy.
"Ayo kita makan malam di tempat favorit kita," katanya tadi saat aku sedang membersihkan kamar kami.
Aku senang kita bisa beristirahat dari jadwal kita yang padat, kita jarang punya waktu untuk diri sendiri, tapi aku juga merasa sedih karena aku juga penyebabnya.
Seulgi selalu mengunjungiku saat jam makan siang di kantorku. "Aku hanya berjarak 2 lantai darimu," katanya beralasan, dan ya, kami bekerja di gedung yang sama tetapi di perusahaan yang berbeda. Senyum sinisnya saat mengatakan itu sangat menggoda sehingga aku ingin menghapusnya dengan bibirku. *memegang diri sendiri* Aku istri yang buruk.
Kunjungan pertama hanyalah pertemuan makan siang yang ramah, tetapi semakin sering dia berkunjung, semakin cepat semuanya berubah menjadi masalah.
*Adegan PG13 di kantor dihilangkan*
"Maafkan aku, tapi aku tidak bisa melanjutkan ini lagi denganmu," kataku sambil cepat-cepat memperbaiki kancing bajuku. Dia mendekatiku dan meraih tanganku, menarik wajahku ke arahnya. "Kumohon jangan lakukan ini padaku, aku sangat menyukaimu," dia menyandarkan kepalanya di bahu kiriku memohon, "Aku tahu apa yang kita lakukan menyakiti Seungwan, tapi kumohon..." dia mengangkat kepalanya dan menatap mataku, matanya yang indah berlinang air mata, "jangan tinggalkan aku."
🕳️🏃♀️