Aku akan segera ke sana. Kamu di mana?
Waktu dan menit apa, itu bagiku?
tidak masalah
Itu hanya pendapatmu.
Saat jantungku berdetak di dalam dadaku
Detak jantungku berdebar kencang saat bertemu denganmu
Hal itu membuatmu berhenti sejenak
Waktuku, kelima indraku, semuanya membeku.
Kau ratu esku
Ratu es, santai, santai.
Sekarang saya akan melelehkannya untuk Anda.
Bisakah Anda memberi saya waktu?
Saat kamu tidak bisa melihat ke depan
Maukah kau memegang tanganku? Aku baik-baik saja.
Di tanganmu yang membeku
Nikmati hatiku yang membara
Di dalam hatimu yang terasa seperti akan meledak
Terbakar habis dengan percikan apiku
Kita bagaikan api dan es.
Panas dan dingin menguap
Sebuah rahasia yang hanya kita berdua yang tahu.
Tampak jelas namun masih dalam jangkauan menembus asap.
Jangan sampai tertangkap, menghilanglah, menghilanglah
Baik siang maupun malam, di dalam hatimu
Jatuh cinta, aku jatuh cinta
warna-warna yang semakin pekat tak terhitung jumlahnya
Bintang jatuh
Momen yang jernih dan terang ini
Jangan pernah berhenti, jangan pernah berhenti
Dalam perjalanan saya
Kami berusaha menyembunyikan perasaan kami satu sama lain.
Di dunia yang penuh ambiguitas
Kebenaran yang terungkap, di matamu dan mataku
Refleksi kita di dalamnya
Aku hanya membutuhkanmu
Berdiri di cakrawala
Tempat kita berdiri sekarang adalah bulan.
Kau ratu esku
Ratu es, santai saja.
Saat kamu tidak bisa melihat ke depan
Maukah kau memegang tanganku? Aku baik-baik saja.
Di tanganmu yang membeku
Nikmati hatiku yang membara
Di dalam hatimu yang terasa seperti akan meledak
Terbakar habis dengan percikan apiku
Kita bagaikan api dan es.
Panas dan dingin menguap
Sebuah rahasia yang hanya kita berdua yang tahu.
Tampak jelas namun masih dalam jangkauan menembus asap.
Jangan sampai tertangkap, menghilanglah, menghilanglah
Baik siang maupun malam, di dalam hatimu
Jatuh cinta, aku jatuh cinta
warna-warna yang semakin pekat tak terhitung jumlahnya
Bintang jatuh
Momen yang jernih dan terang ini
Jangan pernah berhenti, jangan pernah berhenti
Menakjubkan
Duniaku membeku dalam tatapan itu
Aku percaya pada ketulusanku terhadapmu.
sumbu panas
Aku akan mempertaruhkan segalanya untukmu.
Tidak ada cara lain
kamu tahu itu
Jangan lepaskan tanganku
dunia dingin yang sedang kita bakar
Di tanganmu yang membeku
Nikmati hatiku yang membara
Di dalam hatimu yang terasa seperti akan meledak
Terbakar habis dengan percikan apiku
Kita bagaikan api dan es.
Panas dan dingin menguap
Sebuah rahasia yang hanya kita berdua yang tahu.
Tampak jelas namun masih dalam jangkauan menembus asap.
Jangan sampai tertangkap, menghilanglah, menghilanglah
Baik siang maupun malam, di dalam hatimu
Jatuh cinta, aku jatuh cinta
warna-warna yang semakin pekat tak terhitung jumlahnya
Bintang jatuh
Momen yang jernih dan terang ini
Jangan pernah berhenti, jangan pernah berhenti
Dalam perjalanan saya
