Mungkin Itu Kamu

Hisapanku

Sekarang jam 11 malam. Saya masih di studio mengerjakan aransemen akhir untuk lagu untuk Heize noona. Singelnya akan dirilis lusa. Saya cukup terkesan dengan hasil lagu ini. Semoga semua orang suka, terutama para penggemarnya.

Nama saya Min Yoongi, tetapi lebih dikenal dengan nama panggung Min Suga dan Agust D. Saya seorang rapper, penulis lagu, dan produser rekaman. Saya debut sebagai anggota idola pop Korea Selatan, BTS. Saya berasal dari Daegu. Saya pindah ke AS saat SMA karena pekerjaan ayah saya. Saya lulus dari University of Michigan dengan gelar sarjana produksi musik. Sudah 8 tahun sejak saya kembali ke Korea.

"Hyung.... Yoongi hyung." 

Seseorang memanggilku sambil mengetuk pintu. Dan ketika aku membuka pintu, seseorang tersenyum manis padaku. Aku pun membalas senyumannya.

"Ya, Jimin. Ada apa?"

"Hyung, sudah hampir tengah malam, kamu belum selesai kerja? Sudah makan?"

"Aku masih punya beberapa hal yang harus diselesaikan. Aku sudah makan gimbab dan kopi beberapa jam yang lalu. Kurasa, aku baik-baik saja untuk saat ini."

"Kamu yakin? Aku bisa pesan chimaek buat kita. Aku lagi nunggu Taehyung dan Jungkook. Mereka masih diskusi sama Namjoon hyung."

"Enggak! Aku sih nggak apa-apa, tapi kamu bisa pesan sendiri dan makan di sini, sambil nunggu yang lain."

"Tidak apa-apa hyung, makan sendirian itu tidak menyenangkan. Tapi, aku akan tetap di sini bersamamu sambil menunggu mereka. Jangan khawatir, aku akan diam saja, aku tidak akan berisik. Aku akan main ponsel, pakai earphone-ku."

"Baiklah, silakan saja."

Aku terus mengerjakan tugasku sementara Jimin sedang duduk di sofa dengan ponselnya. Tiba-tiba aku mendengarnya bergumam tentang sesuatu.

"Wow! Fantastis. Siapa dia? Suaranya bagus dan merdu sekali. Hyung, lihat ini."

"Jimin, jangan sekarang ya. Aku sibuk, aku harus menyelesaikan ini."

"Maaf, hyung. Aku akan tutup mulut."

Setelah menyelesaikan semua pekerjaanku dan merasa puas, aku merapikan meja dan studioku, lalu bersiap pulang. Jimin hendak menelepon Taehyung ketika tiba-tiba terdengar ketukan di pintu. Aku pun bergegas membuka pintu.

"Hai hyung, aku datang untuk menjemput Jimin. Apa pekerjaanmu sudah selesai? Bagaimana kalau kita pulang bersama?"

"Ya, sudah selesai. Aku sangat lelah, aku hanya ingin memejamkan mata sekarang. Jadi, ayo pergi."

photo