Cinta di atas Kebahagiaan

BAB 8

PENGINGAT: INI ADALAH CERITA BAHASA INGGRIS, JADI JIKA ANDA BUKAN ORANG FILIPINA, SILAKAN BERITAHU SAYA AGAR SAYA DAPAT MENERJEMAHKAN CERITA INI!! TERIMA KASIH!!



"Shan." Aku memanggil Shan saat meninggalkan kelas.

"Hmm?"

"Bagaimana jika orang yang kamu sukai menyatakan perasaannya padamu?" tanyaku padanya.

"Ede, aku sedang bermimpi. Bangunlah, Nak!"

"Gaga, itu benar. Apa itu?" tanyaku, bingung.

"Apa kabar, cewek?" tanyanya balik.

"Maksudku, apa yang harus kulakukan, Ganon?"

"Hmm, apakah kau mencintaiku?"

"Aku naksir kamu, jadi aku mencintaimu, hmm."

"Rasanya beda antara naksir dan cinta, saudari. Cari tahu arti sebenarnya dari naksir dan cinta dulu sebelum bertanya padaku apa yang harus kamu lakukan."

"Ahli banget, Kak!"

Aku pergi menemui Kathryn.

Sambil berjalan, saya juga memikirkan apa yang dikatakan Kathryn.

'Bantu aku memenangkan hati Jay'

Kata-kata yang Kathryn ucapkan kepadaku semalam terus terngiang di benakku.

Argh!

Aku mendengar seseorang memanggilku.

Si Jay.

Jadi aku berbalik menuju gedung konser.

"Ariela!" teriaknya.

"Apa kabar?"

"Sudah kubilang aku menyukaimu, Ariela," katanya sambil musik diputar. Waktunya pas banget ya. Benar-benar kisah cinta?!?

"Hmm, itu lagu yang bagus!" kataku, berpura-pura kesal.

"Maukah kau jadi Juliet-ku?" tanyanya sambil mengulurkan tangannya.

"Aku sudah menemukan Romeo-ku, ya?"

"Aku tidak dilahirkan hanya untuk menjadi sahabatmu, tetapi aku dilahirkan untuk menjadi Romeo-mu."