Kekasih (cerita pendek)

pengakuan



-Jungkook! Apa yang kau lakukan? (Yeoju)

-Aku tidak melakukan apa-apa, kenapa? (Jungkook)

-Ah... Bisakah kamu datang ke rumahku jam 10? (Yeoju)

-Ya, itu mungkin. Cuacanya dingin, jadi kenakan pakaian hangat.
Aku akan pergi ke rumahmu (Jungkook)

-Terima kasih, sampai jumpa lagi! (Yeoju)



'Ah... aku sangat gugup' (Pemeran utama wanita)




'Jika bukan hari ini, maka aku tidak akan bisa mengaku...?' (Jungkook)






jam 10





""Ugh, dingin sekali" (Yeoju)

Hidungku memerah



"Hei, kamu kedinginan?" (Jungkook)


"Astaga, kapan kau datang?" (Yeoju)


"Aku baru saja sampai di sini" (Jungkook)

Sebenarnya, aku keluar sebelum jam 10.
Aku sedang berpikir apa yang harus kukatakan.



"Kenapa kau meneleponku? (Jungkook)


""Jungkook, kenapa aku memanggilmu?" (Yeoju)

"Aku menyukaimu...!" (Jungkook)


"Hah..? Oh, aku juga mau mengatakan itu."tempat..
"Kenapa kamu duluan..." (Yeoju)ย 

photo



"Siapa duluan? Haha, selama kalian berdua suka, tidak apa-apa" (Jungkook)


"Tapi tetap saja... aku yang akan melakukannya duluan๐Ÿฅบ" (Yeoju)


""Sangat imut" (Jungkook)


""Haha, kita pacaran?" (Yeoju)



"Kalau begitu, mulai sekarang aku harus melihat wajah cantikmu setiap hari" (Jungkook)


////


"Wajahmu yang sudah merah kini semakin merah."
"Cepat masuk ke dalam, udaranya dingin" (Jungkook)


samping



"Ya! Sampai jumpa๐Ÿ–" (Yeoju)

photo



///