๐ŸŽ—Perjalanan Terakhirku๐ŸŽ—

4.๐ŸŽ—

photo

๐ŸŽ—Perjalanan Terakhirku๐ŸŽ—

___________________________________





Kami semua mengenakan jaket pelampung dan bergerak sesuai arahan kapten.




[Semuanya, harap kenakan jaket pelampung dan tunggu di dalam ruangan]


Seperti yang dia katakan, kami langsung menunggu di dalam ruangan.
Dan kemudian, untuk berjaga-jaga, dia meninggalkan sebuah video yang mungkin menjadi yang terakhir.

"Wow~ Kita diselamatkan..." Park Ji-hyo

"....." Kim Yong-seon

"..Ah, sial.....Masih banyak yang harus dilakukan dan banyak hal yang belum kulakukan, tapi aku akan mati seperti ini ((terisak)" Teman 1

"Hei, hei, hei, aku sedang syuting sekarang. Tinggalkan komentar." Park Ji-hyo

"Hei, lalu apa maksudmu dengan mati... kita akan hidup..." Kim Yong-seon

"Eh...ya..." Teman 1

"Ah... Aku tidak akan pernah membiarkan adikku pergi ke tempat retret." Teman 2

"Ah..."

"Aku juga sayang kalian, Ibu dan Ayah..." Teman 1

"Mari kita bertahan hidup..." Teman 1






"Hah? Bukankah itu kapten di sana?" Park Ji-hyo

"Apa? Di mana, di mana?" Kim Yong-seon




Kami melihat sesuatu berenang di laut di luar jendela. Ya, kapten telah meninggalkan kapal sendirian, meninggalkan ratusan orang di dalamnya.


photo

"Apa ini...?" Teman 1

ย ย 

Dan pelarian sang kapten terekam oleh kamera kami.



photo

"Anak itu..." Kim Yong-seon
ย 


Kim Yong-seon akan segera keluar.
Namun Park Ji-hyo menghentikannya.


Kim Yong-seon: "Lepaskan ini"

"Kenapa kau seperti itu..." Park Ji-hyo

"Kau masih belum mengerti situasinya? Kita harus keluar! Kita sudah mempelajarinya di pelatihan keselamatan kita..." Kim Yong-seon

"...Kalau begitu, laporkan saja situasinya..." Park Ji-hyo

"Ha... aku mengerti..." Kim Yong-seon

"Jangan sampai terluka saat tidur... Mengerti?" Kim Yong-seon

"Uh...ya..." Park Ji-hyo





Dan gambar itu juga berhasil diabadikan....



Perahu naga itu berlayar.

photo


"Apa ini..." Kim Yong-seon

"Ke mana kapten pergi..." Kim Yong-seon


Sang kapten telah menghilang, dan kapal naga itu sudah terlambat satu langkah.



:Gemuruh...!!


Itu hanya sepersekian detik.
Tiba-tiba perahu itu miring.


"Hah? Hah?..." Kim Yong-seon








Cerita populer di kalangan penggemar Hwasa