Ini hari pertama saya bekerja di kafe sebagai kasir. Ini bukan pekerjaan tetap, hanya pekerjaan sementara. Saya masih mencari pekerjaan tetap. (Sulit sekali mendapatkan pekerjaan saat ini *menghela napas*)
------------------------------------------------------------------------
"Selamat datang"Saya selalu mengatakan itu setiap kali pelanggan datang. Itu juga seperti bagian dari pekerjaan saya."Halo Soo-kyung"seseorang berkata sambil tersenyum."Halo Hong-joong"Saya membalasnya dengan senyuman.
Dia sahabat terbaikku sejak SMA. Ya, agak aneh karena aku dan dia terpaut usia 2 tahun. Bukan hanya itu, kami juga bukan dari jenis kelamin yang sama. Aku juga tidak percaya kami bisa menjadi sahabat. Dia seperti saudara bagiku, tetapi perasaan ini tidak akan bertahan lama sampai aku memiliki perasaan padanya. Bukan perasaan biasa pada teman (kalian tahu kan ^Ο^).
Saya mulai meminta seorang barista untuk membuatkan satu Americano panas. Saya meneriakkan nomor teleponnya."Terima kasih sayangku"katanya sambil menyeringai."Sama-sama, rajaku"Saya menjawabnya sambil terkekeh."Sampai jumpa setelah kerja"Dia melambaikan tangan ke arahku."Oke. Sampai jumpa lagi setelah ini."Aku membalas lambaian tangannya.
(Akhir shift)
Setelah selesai bekerja, dia menungguku di luar kafe."Sudah berapa lama kau menungguku?"Aku bertanya padanya."Tidak lama. Hanya sekitar setengah jam?" "Wow. Kamu bilang tidak lama."Aku gemetar."Segalanya untukmu"katanya."Kau terlalu memujiku, Hong-joong"Aku bisa merasakan wajahku sudah memerah sekarang (aku sangat tersipu sekarang π³)."Jadi... Kita mau pergi ke mana?"Aku bertanya padanya."Kita akan pergi ke...."
Bersambung...
