Bintangku, Hartaku

Lagu

"Karena kamu adalah salah satu dari kaum ATINY. Aku tidak bisa memberimu bocoran."Hong-joong berkata."Bagus"Kataku sambil cemberut. Kami berjalan mengelilingi taman sekitar 30 menit."Ayo kita pulang."Aku berkata padanya."Ayo pergi. Sudah tengah malam."

Kami tiba di depan rumah saya."Masuk dulu, lalu aku akan pulang."Hong-joong berkata kepadaku."Oke, tapi telepon aku saat kamu sudah sampai di rumah.""Aku berkata dengan suara khawatir. Beberapa menit kemudian, dia meneleponku untuk mengatakan bahwa dia telah sampai di rumahnya dengan selamat."

- Lewati waktu -

(Satu minggu kemudian)
Aku sedang dalam perjalanan ke tempat kerja. Aku memulai hari dengan membersihkan kafe sebelum buka. Shiftku dimulai jam 8 pagi, jadi aku harus bangun subuh (dan itu sangat melelahkan 😔). Setiap hari adalah hari yang sibuk. Aku hanya bisa menghela napas.'Selamat datang'Kata yang selalu saya ulang tanpa henti sejak saya bekerja di sini.

"Oh! Halo Soo-kyung"Aku menatap orang yang memanggil namaku."Oh~ Jong-ho."Aku berkata padanya sambil tersenyum lebar (sudah lama aku tidak bertemu dengannya, jadi kenapa tidak)."Sejak kapan Anda mulai bekerja di sini?"Jong-ho bertanya padaku."Baru minggu lalu"Saya membalasnya."Oh~ Jadi kita akan selalu bertemu lagi lain kali."Dia berkata sambil tersenyum."Mengapa?"Aku bertanya dengan wajah penasaran."Karena saya selalu membeli kopi dari kafe ini."Dia berkata."Ohhh~ Aku tahu. Tapi aku belum pernah melihatmu sebelumnya?"Kataku."Karena saya sibuk akhir-akhir ini. Tidak punya cukup waktu untuk pergi berbelanja."Dia berkata"Apakah Anda ingin memesan kopi favorit Anda?"Aku bertanya padanya."Ya, seperti biasa. Satu Americano."Jong-ho berkata."Dalam beberapa menit"Aku berkata padanya."Kalau kamu ada waktu luang, silakan datang ke rumah kami. Sudah lama kita tidak berkumpul bersama."Dia berkata padaku dengan wajah seperti anak anjing (Aku tidak tahan. Dia sangat imut ㅋㅋㅋ)."Baiklah. Sampai jumpa lain waktu!"Aku melambaikan tangan kepadanya.

- Lewati waktu -

(Akhir hari)
Aku berjalan kembali ke rumahku."Rrring~ rrring~"Ponselku berdering. Aku melihat namanya. Itu Hong-joong (lagi 😂)."Kenapa kau memanggilku Hong?"Aku bertanya padanya dengan nada marah (lihat, ini sudah hampir jam 10 malam dan aku baru saja selesai bekerja. Kenapa aku tidak marah padanya?)."Maaf meneleponmu setelah kamu selesai bekerja, tapi..."




Bersambung...