SEKALI LAGI

Bab empat — selamat datang kembali

"... ⌇ Bertemu lagi — Na Jaemin x Huang Renjun ┇ alam semesta alternatif ༄ ... "
photo
----------------------------------------------------------------------------

Suara dentuman keras di pintu mengejutkan pria jangkung berkulit putih yang sedang berbaring di tempat tidur. Beberapa menit kemudian, suara bel pintu bergema di dalam kondominium bersamaan dengan dering telepon sejak pukul lima pagi. Jaemin mengumpat.

"Aku akan membunuh bajingan ini!" dia marah dan berdiri, berjalan menuju pintu, mengepalkan tinju siap untuk memukuli orang yang mengganggu ketenangannya. Namun saat dia membuka pintu, Jaemin membeku di tempatnya.

"A-apa—" Jaemin terengah-engah, matanya—penuh keter震惊—menatap orang di depannya. Dia berkedip.

"Seperti yang sudah diduga, kau bangun terlambat. Lagi." Orang itu mendesah dan mendorong Jaemin lalu berjalan masuk ke dalam kondominium, meninggalkannya berdiri di sana masih mencerna situasi tersebut.

"Jadi kau beneran cuma mau berdiri di situ? Waktu terus berjalan, bodoh, minggir!" Jaemin tersadar ketika orang itu berteriak padanya. Dia berjalan perlahan dan berhenti beberapa inci di depan orang yang sekarang menatapnya dengan tajam.

"Kau...kau di sini, Injun," bisiknya. "Ya, aku di sini, lalu kenapa?" orang itu mengangkat alisnya. Jaemin mendekatkan wajahnya ke wajah pria itu, membuat pria kecil itu bingung.

"Apa yang kau lakukan? Apa kau sedang mabuk? Sudah kubilang kita akan melakukan sesuatu hari ini, tapi kau bangun terlambat dan bertingkah aneh, kau— sial! Apa yang kau lakukan?! Lepaskan aku!" teriak Renjun saat Jaemin tiba-tiba memeluknya, menyebabkan mereka jatuh ke lantai. Pria kecil itu terus mendorong Jaemin, tetapi Jaemin malah memeluk tamunya lebih erat. Dia berhenti ketika pria kecil itu mengatakan bahwa dia tidak bisa bernapas lagi.

"Kau masih hidup. Oh sial, kau masih hidup." Jaemin berkata dengan gembira sambil mengelus tangan Renjun. "Tentu saja aku masih hidup, apa-apaan sih Jaemin, kau pakai narkoba?!" Renjun menarik tangannya. "Jika pakai narkoba akan seperti ini, maka aku akan pakai narkoba mulai sekarang," kata Jaemin.

"Ih, menjijikkan sekali, Na Jaemin," Renjun memutar matanya. Pria kecil itu berdiri dan menyuruh pria yang lebih tinggi untuk merapikan penampilannya, tetapi Jaemin menolak karena berpikir jika dia pergi, dia tidak akan pernah bertemu lagi dengan sahabatnya.

Renjun menangkup wajah Jaemin dan menatap langsung ke matanya. "Aku tidak akan pergi, Jaemin. Aku tidak akan meninggalkanmu."

"Kau yakin? Aku—"...

"Aku akan berada di sini, Jaemin. Aku akan tetap tinggal dan tidak akan pernah meninggalkanmu lagi"...


Cerita populer di kalangan penggemar Jaemin