Dalam sekejap, ingatanku seolah kembali ke musim panas itu. Seragam sekolahnya yang putih bersih penuh lumpur, dan aku berdiri di kejauhan, es krimku meleleh di telapak tanganku. Saat itu aku tidak menyadari bahwa itulah pertama kalinya aku jatuh cinta padanya, cinta pertamaku.