SB19 di pemakaman Anda
📍Kesalahan di Depan
_____
PABLO: (Suaranya bergetar saat ia berpidato di depan banyak orang tentang apa yang telah kalian lakukan bersama dan betapa baiknya dirimu. Kemudian ia mempersembahkan sebuah lagu pendek yang ia tulis sambil air mata mengalir di wajahnya)
---
JOSH: (menatap wajahmu yang tertidur lelap di peti mati dengan berlinang air mata)
JOSH: Jika Josh menciummu, apakah kamu akan selamat?
[Catatan Penulis: Apakah pasak itu hanya Putri Tidur?]
---
STELL: (terisak dan menangis sambil menatapmu)
STELL: (menangis tersedu-sedu)
---
JUSTIN: (bahkan sempat bercanda denganmu meskipun air matamu mengalir)
JUSTIN: Aku tidak mengenalmu, tapi aku menangis untukmu. Tahukah kau kenapa? Kau masih belum membayar utangmu. Dan aku yang membayar biaya pemakamanmu. (menangis tersedu-sedu)
---
KEN: (datang ke pemakamanmu hanya untuk minum kopi)
KEN: (mendekati peti matimu dan berpura-pura menangis agar kau bisa memberiku secangkir kopi lagi) Mengapa kau meninggalkan kami?!! Aku tidak bisa menerimanya! (tangisan yang berlebihan)
[Catatan Penulis: Nek sebenarnya tidak mengatakan itu, ini sebenarnya...]
KEN: Saya berharap🙏🏻😞untuk saudara kita👥 yang telah meninggal☠️💀😭, semoga🌠 jiwanya👻masuk surga👆🏻☁️dan kita harus‼️bersatu☝🏻untuk berdoa🙇🏻♀️🧘untuk🙌🏻jiwanya👻 yang telah meninggal⚱️⚰️tidak apa-apa🤟🏻🤩dan untuk keluarganya👨👩👧👦... kata📣oleh Santo Juan🧔🏻 tres3️⃣ trese1️⃣3️⃣ ahh
_____
A/N: Maaf hahaha aku nggak bisa memikirkan apa-apa jadi cuma skenario singkat.
