Skenario Acak SB19

SB19 Stell sebagai pacarmu saat kamu sedang menstruasi

SB19 Stell sebagai pacarmu saat kamu sedang menstruasi.

//Kesalahan di Depan

-----

["Hati-hati di jalan"]
[Lokasi: Anda berada di Mal]

Kamu dan Stell: (bergandengan tangan sambil berjalan)

Kamu: (merasakan sesuatu di dalam pakaian dalammu)

Kamu: (berbisik kepada Stell) Sayang.

[berhenti berjalan]

Stell: Apa itu, sayang? (berbalik ke arahmu)

Kamu: Kurasa aku sudah punya satu. (kamu berbisik lalu melihat sekeliling)

Stell: (matanya membelalak)

Stell: Kamu benar, sayang.

Kamu: (berpaling)

Stell: (menghela napas lega)

Kamu: Apa? Ada apa? (kembali menoleh ke Stell)

Stella: (menggelengkan kepala)

Kamu: Bagus. Ayo, kita ke kamar mandi terdekat (menggenggam tangan Stell)

Stell: (tiba-tiba mengangkatmu seperti pengantin)

Kamu: (terkejut) Stell!

Kamu: Turunkan aku. Ini memalukan bagi orang lain (kamu berbisik kepada Stell lalu memukul dadanya dengan ringan)

Stell: (berbisik di telinga kananmu)

Stell: Berat badanmu (lalu tertawa)

Kamu: Apa?! Turunkan aku!

Stell: Hahaha cuma bercanda (mulai berjalan sambil berdiri)

[orang-orang menatapmu]

Kamu: (wajah tersembunyi di dada Stell)

Stella: Kita hampir sampai.

Kamu: Belikan aku pembalut, ya? (wajah masih tersembunyi di dada Stell)

Stell: Saya membawa pembalut.

Kamu: (matamu membelalak saat menatap Stell)

Stell: (tertawa lalu menurunkanmu di depan toilet wanita)

Stell: Hanya untuk berjaga-jaga, sayang. Kurasa ini anggota Pramuka! (lalu mengedipkan mata)

Kamu: I-Itu milikku. Kamu seorang Pramuka. Bagaimana kamu bisa mengatakan itu?

Stell: (sebelum memberikan bantalan itu kepadamu, dia berbisik di telinga kirimu)

Stell: Mau aku masukkan juga? (lalu menggigit bibirnya)

Kamu: Heh! (merebut bantalan yang dipegang Stell, pipi memerah)

Stell: (tertawa) Aku sayang kamuuuu! Aku akan menunggumu di sini.

---