TUJUH BELAS "BICARA"

#64_Casing ponsel kuning dan duri

Pertama-tama...si Nutter kita itu memang menyebalkan^^
Sial. Maaf. Aku benar-benar terlambat.
Oke. Sudah sangat larut. Jadi saya menyiapkan dua.

Kecuali jika casing ponsel kuning dan Seventeen itu gila.

Bagaimana jika Seventeen tidak gila?

photo
(edit)
photo

Ya, mereka tidak bisa menantang sesuatu yang tidak sakit.



Dan...


(handuk abu-abu kaki hitam)Casing ponsel kuning

::::

*Tidak benar*



Seokmin: "Yoon Jeong-ha~"


Jeonghan: "?"


Seokmin: "Ayo kita pergi ke suatu tempat bersama sebentar."


Jeonghan: "Jika kau melakukan sesuatu yang aneh, aku akan membunuhmu."



Seokmin: "Ya"


.




.





.








.


Petugas: "Bisakah saya mengganti casing ponselnya dengan yang transparan?"



Seokmin: "Ya."



Petugas: "Apakah ada masalah lain dengan ponsel Anda?"


Seokmin: "Maafkan aku~~~ Aku sangat menyayangi ponselku."


Jeonghan: "(memalukan)"




Petugas: .....Saya akan segera menggantinya....^^





.





.






.



Petugas toko: (Seokmin sedang mencari casing ponselnya)



Seokmin: Tidak, tidak...;


Jeonghan: .....((kesal))





(Penulis juga tidak tahu mengapa kedua orang itu bertengkar)





Petugas: Permisi... Pelanggan?


Seokmin: Ya.



Petugas: (Menyerahkan telepon dengan casing kuning usang dan casing baru) Oke, ini dia...



Seokmin: Terima kasih. Selamat tinggal (dingin)


Jeonghan: ((membungkuk))



Staf: .....;;;




.





.





-jalan



Jeonghan: ....

Jeonghan: (kepala dimiringkan 45 derajat, mata sedikit marah, mulut sedikit terbuka dengan bibir bawah menjulur = marah)


Seokmin: ....hyung.



Jeonghan: Bukan. Kamu yang melakukannya duluan.



Seokmin: .......

Seokmin: Aku juga punya batasan.



Jeonghan: Aku tahu. lol



Seokmin: &#&~^~&#


Jeonghan: ~&~^^@&@&@




Seokmin: Ya Tuhan..!!


Seokmin: (Melempar telepon kuning)





Berdebar-



.




.




.


Jeonghan: Angkatlah.


Seokmin: (cicit cicit)


Jeonghan: Angkatlah.


Seokmin: (cicit cicit)




Jeonghan: ......





.





.




Desir-



.





.

Jeonghan: Oke, ambillah.


Seokmin: .....


Jeonghan: Mulai sekarang.



Jeonghan: (Menyerahkan casing ponsel berwarna kuning ke tangan Seokmin)

.




.






.







.







.












.










.









.








.











.

Jeonghan: Jangan mencuri celana dalamku dan berbohong padaku.


.





.







.







.







.








.










.

Seokmin: Aku sudah bilang aku tidak memakainya!!




Jeonghan: Bukan, lalu siapa?


Seokmin: Kim Min-g..


Min-gyu: (tiba-tiba) Oh,



Jeonghan: Apa? Kamu memakai celana dalamku!?



Min-gyu: .......


Min-gyu: (Dalam perjalanan pulang setelah membeli celana dalam)



Jeonghan: Aaaah ...




.





.






.







.





Ppoogak-




.






.



Jeonghan: ((Melempar ponsel))



Seokmin: Angkatlah.



Jeonghan: ...(menangis tersedu-sedu)



Seokmin: Angkatlah.



Jeonghan: .....



.





.





.



Mingyu: (Huh..)



Jeonghan: ((Merebut celana dalam dari tangan Mingyu))



Min-gyu: ...?





.





.



Menggigit-




.





.


Min-gyu: (Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku mengencingi celana dalamku)




Seokmin: ....


Jeonghan: Seokmin, aku minta maaf.



Seokmin: Oke


Jeonghan: Ayo pergi.






Min-gyu: .....;;;














-Video kue(?)




Petugas: ....Hah?



Jeonghan: Aku melempar ponselku dan ponsel itu rusak.


Seokmin: Aku melempar casing ponselku dan casingnya robek.


Petugas: ....Oh, oh...begitu^^


Petugas: 'Saya seorang profesional... Saya seorang profesional...'






Petugas: Kalau begitu, akan saya perbaiki segera^^.





-Pada saat itu, Mingu kami



Min-gyu: (Menggebrak)



Seungkwan: ...Ada apa dengan pria itu...?


Mingyu: (Aku tidak bisa mengenalinya karena celana dalamnya terbalik) (Orang itu)


photo


::::::

....((bang))



Astaga... ada benjolan di kepalaku...

Mandong bilang dia ditusuk di kepala dan digigit...ㅠ


Mendesah.....




Ya. Selanjutnya. Apakah semua jari tangan dan kakimu ada di sini!?


Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku menulis sesuatu seperti ini. Romansa seperti ini~~


::::::



photophoto

...


::::

Sayangku, Kamang.


Aku akan mengganti namaku. Menjadi Kkamangi.

...J, aku seorang ahli penamaan(?)!

Nama ini bagus sekali! Cocok sekali dengan ramalanku (X)

kebesaran.

Saya ingin memberitahukan bahwa ini bukanlah kisah sebenarnya tentang Bapak Kkamang.


:::::


Blackie: Aaaa ...



Blackie: Wah. Hampir semua anak yang tersisa tidak hadir.

Blackie: Sial sial sial sial hahaha





Kkamangi: Aku tidak tahu, aku akan mengirim pesan ke Lee Ji-hoon♥


.




.


photo


.




.


Blackie: ....Aku tidak akan menerimanya..



?? : tinggi

Blackie: ?


Blackie: ....


Seokmin: Semua anak-anak tidak masuk sekolah hari ini...


Blackie: ....


Seokmin: ......


.





.





.


(Suasana canggung dan menyesakkan)


(Kamar hanya untuk kita berdua)


.




.





.


Seokmin: Dasar bocah kurang ajar!

Blackie: 'Tidak... aku tidak tahu, tapi mengapa kau terus berbicara padaku?'

Seokmin: (Akhirnya terus-menerus dimarahi)



.




.





.



-Setelah sekolah


Seokmin: Dasar bodoh!


Blackie: Hah..?


Seokmin: Aku tidak akan bicara panjang lebar.


Seokmin: Aku sangat menyukaimu haha

Seokmin: Apakah kamu mau berkencan denganku?



Blackie: Um... itu...




Seokmin: Hmm... Apakah itu berarti kamu masih tidak menyukaiku?

Blackie: (Ugh... bebek)



.



.



secara luas-


Seokmin: Jika kita melakukan ini... ((menabrak dinding))

.



.



.




.






.


Seokmin: Apakah kamu ikut senang untukku?


.





.




Blackie: Eh... itu...


.




.





.


Desir-



Seokmin: (mendekat)

Seokmin: Hah? Wajahmu merah.


Blackie: N, aku?...


Seokmin: Senang?




.



.



Blackie: Tapi... aku... yakin... um... itu...

Seokmin: ...Hah?



Blackie: ....ada....

Seokmin: Hah?


.




.


Blackie: Namch...




"..Hai"


Blackie: ((Menghela napas))


.





.






.







.


Jihoon: ....Apa yang kau lakukan...



Seokmin: ....Ah...kamu sudah punya pacar...ㅎ


Seokmin: Aku punya mobil? lol



Blackie: ...Itu...bukan...

Seokmin: ((Tssdam)) Apakah itu merepotkan? Maaf.

Seokmin: Halo.










Jihoon: .....


Blackie: .......((mengangguk))


.










.







.







.




Blackie: ...Aku...

Jihoon: Aku akan mengantarmu pulang.




.




Keduanya berjalan dalam keheningan untuk beberapa saat.










.









.



-Di depan rumah hitam

Jihoon: Silakan masuk.


Blackie: Tidak...kau tahu...

Jihoon: ((Menghela napas))




.







.







.




Blackie: ....Apa yang harus saya lakukan...


Cerdas-




.





photo

.








.









.




Blackie: .......wow...lol


Blackie: .....Duri....Duri.....



.





.





tiba-tiba-




.






.




menara-





.






.







.







.




Jihoon: Haha ((menabrak dinding))


Blackie: ....////////////



Jihoon: Aku senang (↘)


Blackie: ....


Jihoon: Aku tidak bersemangat (↘)

Blackie: .....



Jihoon: Kamu tidak bersemangat

Blackie: Aku cukup bersemangat...



photo

Penulis: Daemanjok


(tepuk tangan ss)






Gyaaaa ...

Ya, saya bangga dengan dialek saya.



Saya berasal dari Provinsi Gyeongsang!!!


Besar. Aaaah, Pak Aaaah, ini lemot.

Halo

(Lewati saja bagian-bagian yang aneh)