Menggigil

3

Dan terus menerus, sejak saat aku bangun tidur,sampai saat aku tidur

Aku akan selalu berada di sisimu; coba saja kau hentikan aku.


Haruto : laper :(

Pukul 17.10

Mereka bisa: loh, emang dirumah
gak ada orang? Bunda
gak masak?
Pukul 17.13

Haruto :Aku masih disini.
lapangan basket, lagi
maen sama anak-anak
Pukul 17.13


Haruto : belom makan ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
Pukul 17.13

Haruto : bunda tadi
pergi sama ayah,
belom sempet masak :(((
Pukul 17.14

Mereka bisa: lapangan yang
dekat rumahmu, kan?
Pukul 17.14


Haruto : iyaaa
Pukul 17.14

Mereka bisa:Oke, saya sudah sampai.
Pukul 17.18


Mereka bisa: meluncur โœˆโœˆ
Pukul 17.18


Haruti:upacarakapten๐Ÿ˜š๐Ÿ˜‹
Pukul 17.19

Tuh kan gimana anak orang gak baper coba :(

"Kamu mau kemana tha?" tanya jisoo saat melihat anak gadisnya tengah berkutat di dapur.

"Ini nyiapin makan buat haruto mah, kasian dia belom makan"

"Emang tante lisa kemana?"

"Biasa ma, jalan-jalan sama om hanbin tapi haruto sama junghwan malah ditinggal"

"Yaudah hati-hati ya"

Atha buru-buru menyiapkan makanan untuk di bawa ke lapangan basket, iya buat haruto sama teman-temannya.

Setelah selesai menyiapkan makanan gadis itu langsung berlari keluar rumah mencari taksi sampai dia gak sadar ada batu di depannya dan alhasil dirinya pun jatuh, untung aja makanannya iya pegang erat-eratโ€”iya se-gak-mau itu dia buat haruto nunggu apalagi kelaparan, padahal laki-laki itu sering banget buat dia nunggu.

Pas ia lihat ternyata celana di bagian lututnya kanannya robek pantes aja terasa perih, tapi ia gak peduli dan tetap ngelanjutin buat jalan sampai akhirnya nemuin taksi.


photo

Sesampainya atha di lapangan ia lihat haruto dan yang lainnya tengah terduduk di pinggir lapangan.

"ATHAAA!! SINIII BURUAN" haruto melambai-lambaikan tangannya ke seorang perempuan di pintu masuk lapangan.

Perempuan itupun tersenyum dan membalas teriakan haruto, "JANGAN BURU-BURU GUE BELOM SIAP" gak tahu malu emang, untung yang ada di lapangan cuma teman-teman haruto doang.

"AKU DI SINI, APA KABARMU? HEHE"

Seketika seisi lapangan pun tertawa melihat interaksi mereka berdua.

"Nih gue juga bawain buat yang lainnya" gadis itu menyodorkan semua bekal yang ia bawa.

"Wah makasih calon kaka iparku, hehe" kata junghwan.

Atha hanya tertawa ketika mendengarnya, meskipun dalam hatinya ia sudah mengutuk Junghwan. Seandainya Junghwan tidak begitu bersemangat, ia pasti sudah digoda oleh Atha. Dan untungnya Haruto tidak menanggapi kata-kata adik laki-lakinya itu.

Setelah 30 menit mereka ngobrol, tiba-tiba aja haruto izin pergi. Atha gak tau apa alasannya, yang jelas haruto keliatan buru-buru banget.

"Kenapa begitu?" tanya Junkyu sambil menyuapinya sepotong ayam goreng.

"Ini cimoy minta dianterin ke toko buku katanya" jawab haruto sambil senyum-senyum gak jelas.

"Dih mau selingkuh ya lo to? Terus ini cewek lo ditinggal apa gimana?" Ucap jihoon mengompori.

Haruto melirik Atha. "Tunggu, Tha, aku akan kembali nanti."

"lo gak balik juga gak apa-apa. Kan masih ada gue" ujar doyoung.ย 

"Iya santai aja to hehe, ntar gue balik naik ojol aja" ucap atha sambil tersenyum lirih.

"Tidak, aku janji akan kembali menjemputmu. Pokoknya, tunggu saja aku, ya?" Setelah itu, Haruto bergegas pergi.

"Yah dibuang, eh maksudnya diduakan wkwk" bisik junghwan sambil tertawa pelan.

Sepertinya Atha akan segera merilis sebuah buku berjudul 'Kenapa aku bisa membenci hal-hal seperti ini, sialan, sayangku.' atau 'cara menghujat orang ganteng, edisi : uri aegi junghwan paboya'.

photo