Bel tanda pelajaran seni pun berdering, murid-murid pun bergegas pergi ke ruang mata pelajaran seni melukis. Di ruang seni melukis, sang guru menjelaskan tentang apa yang akan mereka lukis dan menjelaskan poin-poin penting yang akan membuat lukisan terlihat mempunyai sisi menariknya masing-masing.
Tak lama, sang guru seni lukis mengambil sebuah objek yang sudah dia siapkan sebelumnya untuk mulai di lukis oleh para murid yang ada di kelas hari itu.
Seoji yang baru pertama kali mengikuti pelajaran seni melukis di sekolah barunya itu, merasa tidak asing dan cepat beradaptasi karena di sekolah sebelumnya pun seperti itu, dan di ruang seni lukis ini, Seoji duduk jauh dari Jungkook. Akan tetapi ia bisa melihat Jungkook dengan jelas karena Jungkook duduk tepat di hadapannya, hanya saja terhalau oleh objek yang sudah di letakkan sang guru di tengah-tengah kursi para murid.
Para mu rid memulai pelajara melukis mereka dengan cara mereka masing-masing.
20 menit sudah mereka melukis.
"wow! Kau jago sekali"ucap seorang siswa yang duduk tepat di sebelah Seoji
"ah...tidak juga"jawabnya sedikit kaget karena tiba-tiba siswa itu berbicara padanya
"ah, hahaha apa kau kaget?"tanyanya dengan tawa kecil di raut mukanya setelah melihat ekspresi Seoji
Seoji hanya tersenyum tipis
"oiya, aku belum memperkenalkan diri.hahaha"katanya dengan tawa khasnya
"Namaku Lee Jangjun, salam kenal"ujarnya sambil tersenyum manis dan mengulurkan tangannya pada Seoji
"ah... Hai, aku Seo-"belum selesai Seoji memperkenalkan dirinya sudah di selak oleh siswa yang diketahui bernama Jangjun itu
"Han Seoji, kan?" katanya sambil tersenyum.
"kau sudah memperkenalkan diri tadi di kelas. Tidak perlu memperkenalkan diri lagi, kok"katanya lembut
Sedangkan di ujung sana Jungkook....
"wah.... Seperti biasanya, Jungkook sangat berbakat untuk ini"ucap siswi yang duduk di sebelah Jungkook, ucapannya sedikit keras hingga kau dan Jangjun dapat mendengarnya
"ah benarkah?! Hari ini pun?!"balas Jangjun di seberang lalu menghampiri kursi dimana Jungkook duduk
