cinta tak berbalas

01

Mengandung kata-kata kasar

Saat aku kelas 5 SD, ada seorang anak yang sangat suka bermain. Namanya Lee Seo-min. Dia tidak pernah mengerjaiku, tapi suatu hari dia mulai mengerjaiku juga.
Saat itu, aku hanya mengira itu semacam lelucon... Dia terus memukulku, jadi aku juga ikut menerima leluconnya. Jadi aku hanya menganggapnya menyenangkan. Setahun berlalu dan aku berada di kelas 6. Ketika aku di kelas 5, aku berharap bisa berada di kelas yang sama dengan Lee Seo-min lagi. Dan ketika kami berada di kelas yang sama, aku merasa senang. Saat itulah aku tahu aku menyukai Lee Seo-min. Pokoknya, ketika aku masuk kelas, anjing itu bermain-main lagi dan itu menyenangkan. Ah! Aku dan anjing itu terus menjadi partner, jadi kami akan mencoret-coret buku pelajaran bersama selama pelajaran dan mengobrol. Aku dan anjing itu bahkan tidak bertukar nomor telepon. Saat itu aku bersekolah di sekolah seni, dan akademi piano tempat Lee Seo-min bersekolah berada di sebelah akademi kami. Suatu hari, saat kami mengobrol selama pelajaran, Lee Seo-min meminta nomor teleponku. Bagaimana dia bisa meminta?
Dia berkata, "Berapa nomor teleponmu? Aku hanya ingin melihatmu menggambar." Aku sangat menyukainya sehingga kami bertukar nomor dan sekarang kami masih berhubungan.



Lain kali