Selamat Datang Kembali, Malaikat

•Dia meraih peringkat 1 dalam pelatihan dasar militer.
Meraih juara 1 dalam lari 1500 meter sambil membawa bagasi seberat 20 kg.
Juara ke-3 dalam cabang menembak.

Dia ditugaskan sebagai polisi DMZ, tugas paling berbahaya. Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bangganya saya, anak pertama kita yang kembali kepada kita setelah mengabdi dengan penuh kehormatan kepada negaranya.

• Dia meraih peringkat pertama dalam pelatihan militer dasar.
Juara 1 dalam lomba lari 1500 meter dengan membawa beban bagasi 20 kg.
Juara ke-3 dalam cabang menembak.

Dia ditugaskan dalam tugas paling berbahaya sebagai petugas polisi DMZ. Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bangganya saya padanya, anggota pertama kami yang kembali setelah mengabdi kepada negaranya dengan penuh kehormatan.


• Dia meraih posisi pertama dalam pelatihan militer dasar.
Juara 1 dalam lomba lari 1.500 meter dengan membawa bagasi seberat 20 kg.
Juara ke-3 dalam cabang menembak.

Dia ditugaskan sebagai petugas DMZ, tugas yang paling berbahaya. Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bangganya saya, putra pertama kita yang kembali kepada kita setelah mengabdi kepada negaranya dengan terhormat.


• Dia meraih peringkat pertama dalam kursus pelatihan militer dasar.
Meraih juara pertama dalam lari 1500 meter sambil membawa koper seberat 20 kg.
Juara ke-3 dalam cabang menembak.

Dia ditugaskan pada pekerjaan paling berbahaya sebagai polisi DMZ. Saya tidak bisa mengungkapkan betapa bangganya saya, putra pertama kami yang telah mengabdi kepada negaranya dengan penuh kehormatan telah kembali kepada kami.



• Dia meraih peringkat pertama dalam pelatihan dasar militer.
Meraih juara pertama dalam lomba lari 1500 meter sambil membawa bagasi seberat 20 kg.
Juara ketiga dalam cabang menembak.

Dia ditugaskan pada pekerjaan paling berbahaya yang ditawarkan oleh kepolisian DMZ. Saya tidak dapat mengungkapkan betapa bangganya saya bahwa putra pertama kita kembali ke tanah air dengan kehormatan negaranya tetap terjaga.