panggil aku sayang
momen1


Hari ini adalah hari Raya resmi menjadi siswa SMA, momen yang pastinya sudah lama dinantikan Raya.

Banyak orang mengatakan, bahwa masa SMA, adalah masa yang tidak bisa kita lupakan, dan Raya ingin membuktikan itu sendiri.

Melihat jam yang berada di atas nakas, Raya menghembuskan nafasnya panjang.

"Bahkan Adzan subuh baru saja berkumandang, tapi aku sudah siap dengan perlengkapan gembel yang menempel di semua tubuh."

Ya hari ini adalah masa orientasi siswa.

"huft sepertinya aku terlalu rajin." gerutuan sudah mulai terucap dari bibir kecil gadis itu.

Raya mengendong Tas sekolah nya, dan mulai melangkah menuju lantai bawah.

Saat akan berbelok nemuju tangga, Raya melihat seorang pemuda yang lebih tua dua tahun di atasnya.


"Ngapain sih bang?, masih pagi udah ngendap ngendap gitu?." Teguran Raya mengejutkan pemuda itu, lihat saja wajahnya yang terlihat kesal itu

Lucu sekali, Raya pun terkekeh di buatnya.

"Ah, sudahlah, ini cuma kejutan. Aku mau menikah dulu. Jangan bilang apa-apa pada Ibu." Raya hanya mengangguk.

Dan si pemuda langsung melanjutkan langkah memasuki salah satu ruangan di sebelah kamar Raya.

"Abang abang ada aja tingkahnya. Kalo ketauan Daddy bisa habis di omeli." Dan Raya kembali melanjutkan langkahnya dengan bersenandung

menyanyikan salah satu lagu favoritnya.

"Sepertinya aku sangat bahagia, Kak, tiba-tiba di jam segini sudah siap, biasanya selalu terlambat."

mendapatkan godaan dari Bundanya, Raya hanya bisa memutar bola mata sambail menggulung lengan seragamnya sampai siku.

"Ehh adek mau ngapain?. awas seragamnya kotor loh."

"Ya Tuhan, Ibu, Raya hanya ingin membantu Ibu mencuci piring, ini tidak pantas dilakukan di jam segini."

"Bukannya gak boleh, Yasudah terserah Adek. Tolong bangunkan Abang setelah adek selesai." Bunda kembali sibuk dengan wajan dan tempe goreng

"Ya, nanti Ibu bangun. Bu, jangan merajuk seperti itu. Ibu sejelek pantat ayam."

"ehh apa adek bilang?, Bunda cantik tau, malah lebih cantik dari adek." Raya hanya bisa mengerutkan bibir kecilnya.